Pelaut Sulsel Hilang di Selat Hormuz
Keluarga Pelaut Sulsel Tunggu Kabar dari Selat Hormuz
Namun ketika kabar yang datang tentang insiden di tengah perairan, rasa cemas menjadi jauh lebih berat.
Namun hingga kini penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari otoritas terkait.
“Informasi awal menyebut diduga terjadi ledakan di atas kapal yang kemungkinan berkaitan dengan serangan rudal. Tetapi hingga saat ini kami masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang,” ujarnya.
Sejak menerima laporan awal, DPP CABM langsung menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk keluarga Kapten Miswar.
Selain itu, organisasi alumni tersebut juga berkomunikasi dengan perusahaan Abu Dhabi Ports, tempat Miswar bekerja.
Koordinasi juga dilakukan dengan instansi pemerintah Indonesia yang menangani perlindungan warga negara di luar negeri.
Bahkan, DPP CABM telah mengirimkan surat resmi kepada sejumlah pihak terkait.
“Mulai kemarin hingga hari ini kami sudah menyurat secara resmi ke KBRI di Oman, Abu Dhabi, Kementerian Perhubungan Laut, serta perusahaan tempat beliau bekerja di Abu Dhabi,” kata Agus.
Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan perwakilan KBRI di Muscat, Oman, untuk memperoleh perkembangan terbaru.
“Kami juga sudah berkomunikasi dengan KBRI Muscat dan perwakilan perusahaan. Jika ada informasi atau perkembangan terbaru, akan segera kami sampaikan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Agus menegaskan pihaknya akan terus memantau proses penanganan insiden tersebut.
Selain itu, organisasi alumni juga berkomitmen memberi dukungan moral kepada keluarga Kapten Miswar.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan moral dan pendampingan yang diperlukan kepada keluarga,” katanya.
Ia menambahkan koordinasi dengan otoritas Indonesia di luar negeri terus berjalan, termasuk pemantauan terhadap kru kapal asal Indonesia yang terlibat dalam pelayaran tersebut.
“KBRI Muscat juga sudah melakukan koordinasi dan monitoring kepada semua kru Indonesia yang terlibat,” ujarnya.
Di tengah tingginya perhatian publik terhadap kasus ini, DPP CABM juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
| Nasib 2 Kru Luwu Belum Jelas, DPRD Sulsel Minta Keluarga Desak Tanggung Jawab Perusahaan |
|
|---|
| Chief Engineer Asal Luwu Masih Hilang |
|
|---|
| Keberadaan Kru Kapal Musaffah 2 Masih Nihil Usai Alami Insiden Ledakan, Pencarian Masuki Hari Keenam |
|
|---|
| Anak Capt Miswar Tenangkan Ibunya Usai Insiden Kapal Musaffah 2, Minta Tak Percaya Info di Medsos |
|
|---|
| Corps Alumni Bumi Seram Makassar: Prihatin, Capt Miswar Paturusi Nakhoda Musaffah 2 Alumni Kami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/KAPTEN-MISWAR-Marliani-Ahmad-47-AF.jpg)