Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Pendapatan Baru Ketua RT Lewat Urban Farming, DPP Makassar Siapkan Modal Awal

Tak taggung-tanggung, Aulia mengunjungi tiga kelurahan sekaligus diantaranya di Kelurahan Baraya, Wajo Baru, dan Tompo Balang.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, saat melakukan sosialisasi program urban farming kepada pengurus RT/RW di Kecamatan Bontoala, Senin (9/3/2026). Program ini mendorong warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan dan meningkatkan kemandirian kelompok tani. 

Sedangkan di sektor perikanan, bantuan berupa kolam budidaya, benih ikan, dan pakan ikan.

Meski demikian, Aulia menekankan agar kelompok tani tidak bergantung pada bantuan pemerintah.

Ia berharap kelompok yang terbentuk mampu mandiri dengan memanfaatkan hasil panen untuk membeli kembali benih atau bibit sehingga kegiatan budidaya dapat terus berjalan.

“Jangan sampai setelah panen mereka menunggu bantuan lagi. Harapannya kelompok ini bisa mandiri dan kegiatan budidayanya terus berlanjut,” ujarnya.

Aulia menambahkan sosialisasi urban farming akan terus dilakukan dengan mendatangi RT dan RW di berbagai kelurahan.

Untuk sementara, sosialisasi difokuskan di Kecamatan Bontoala.

Ia juga berencana mengunjungi kelurahan lain di kecamatan tersebut dalam beberapa hari ke depan.

“Rencananya kita sasar juga Kelurahan Gaddong. Masih ada beberapa kelurahan lagi di Kecamatan Bontoala yang akan kami datangi,” katanya.

Sebelumnya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengapresiasi program urban farming yang dibangun di sejumlah Kecamatan di Makassar

Program ini mendorong warga memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman pangan, sekaligus mendukung pengelolaan sampah mandiri.

Menurut Munafri, urban farming bukan program instan, melainkan proses yang membutuhkan kesabaran untuk mengubah kebiasaan warga.

“Urban farming adalah output dari pengelolaan sampah yang baik. Dengan konsistensi, hasilnya bisa meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menambah penghasilan,” ujarnya.

Program ini direncanakan diterapkan hingga tingkat RT/RW, sehingga masyarakat dapat menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari pertanian sederhana.

Munafri menekankan bahwa keberhasilan program ini hanya bisa tercapai melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved