TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lurah Rappokalling, Ismail, menyerahkan bantuan bibit pohon kepada lima kelompok Urban Farming di wilayahnya dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan kepada perwakilan kelompok urban farming yang diterima masing-masing perwakilan RW.
Setiap RW di Kelurahan Rappokalling saat ini telah memiliki satu kelompok urban farming aktif.
"Urban farming di wilayah kami ada lima kelompok, setiap RW satu," ujarnya.
Ia menjelaskan, bibit yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif, seperti jeruk, sirsak, jambu, serta beberapa jenis sayur-sayuran.
Selain tanaman buah, pihaknya juga menyalurkan bibit pohon peneduh seperti mahoni dan pucuk merah yang akan ditanam di sejumlah titik lingkungan.
"Ada juga mahoni dan pucuk merah, itu kita pasang di beberapa pinggir jalan," katanya.
Menurut Ismail, bantuan bibit tersebut diperoleh melalui upaya mandiri dengan menjalin komunikasi ke Kementerian Lingkungan Hidup.
"Saya minta secara mandiri di Kementerian Lingkungan Hidup," ucapnya.
Saat ini, kata dia, program urban farming masih dalam tahap penanaman dan perawatan.
Ia optimistis beberapa bulan ke depan hasil panen sudah bisa dinikmati warga.
"Alhamdulillah sementara progres, ini sementara menanam. Beberapa bulan ke depan kita panen," katanya.
Ke depan, Ismail menargetkan urban farming di Rappokalling berkembang lebih lengkap, tidak hanya sektor pertanian, tetapi juga peternakan dan perikanan.
Untuk wilayah yang memiliki lahan lebih luas, pihaknya mendorong budidaya ikan seperti nila dan lele agar manfaat program semakin besar bagi masyarakat.
"Tidak terbatas, kita lihat peluang yang ada," ucapnya.(*)