Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Dukung Program Wali Kota, Tamalate Kebut 3 TPS3R dari Mangasa, Parang Tambung, dan Tanjung Merdeka

‎Tiga lokasi yang disiapkan masing-masing berada di Kelurahan Mangasa, Kelurahan Parang Tambung, dan Kelurahan Tanjung Merdeka.

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Humas Pemkot Makassar
KUNJUNGAN TPS3R (ilustrasi)- Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa mengunjungi tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Senin (6/4/2026).Melinda menilai, fasilitas TPS3R Bulurokeng  sudah cukup memadai. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kecamatan Tamalate bakal membangun tiga Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah di wilayah Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

‎Tiga lokasi yang disiapkan masing-masing berada di Kelurahan Mangasa, Kelurahan Parang Tambung, dan Kelurahan Tanjung Merdeka.

‎Camat Tamalate Muhammad Aril Syahbani mengatakan, pembangunan TPS3R tersebut menjadi bagian dari dukungan Kecamatan Tamalate terhadap program prioritas Wali Kota Munafri Arifuddin dalam menangani sampah di Kota Makassar.

‎“Untuk rencana pembangunan TPS3R di wilayah Kecamatan Tamalate, kami siapkan tiga lokasi,” ujarnya, Selasa (21/4). 

‎Ia menjelaskan, lokasi pertama berada di Kelurahan Mangasa. 

‎Lahan di kawasan tersebut telah tersedia dan berstatus milik Pemerintah Kota Makassar.

‎“Di Kelurahan Mangasa ini kebetulan lahannya sudah tersedia dan memang milik Pemerintah Kota Makassar,” katanya.

‎Sementara lokasi kedua berada di Kelurahan Parang Tambung. 

‎Lahan yang disiapkan berada di kawasan Hartaco 3 dan berstatus milik Balai Pompengan.

‎Saat ini, pemerintah kelurahan telah mengajukan surat permohonan izin penggunaan lahan tersebut.

‎“Pak Lurah sudah bersurat untuk meminta izin penggunaan lahan,” jelasnya.

‎Lokasi ketiga berada di Kelurahan Tanjung Merdeka dengan status lahan yang sama, yakni milik Balai Pompengan.

‎Menurut Aril, proses pengajuan izin pinjam pakai lahan juga tengah dilakukan oleh pihak kelurahan. 

‎“Kami target bisa mendapatkan izin penggunaan lahan selama lima tahun di tiap lokasi milik Balai Pompengan,” ujarnya.

‎Aril menuturkan, pembangunan awal TPS3R ditargetkan mulai berprogres dalam waktu satu bulan. 

‎Target tersebut merupakan arahan dari Ketua Dewan Lingkungan Kota Makassar, Melinda Aksa.

‎“Beliau menargetkan kami paling tidak berprogres dalam waktu satu bulan,” katanya.

‎Pada tahap awal, fasilitas dasar yang akan dibangun meliputi gudang, komposter, biopori, hingga budidaya maggot sebagai sarana pengolahan sampah organik.

‎“Dasar-dasarnya dulu diselesaikan, ada gudang, komposter, mungkin juga biopori dan maggot,” jelasnya.

‎Ia menjelaskan, TPS3R nantinya menjadi pusat pemilahan dan pengolahan berbagai jenis sampah, baik organik, anorganik bernilai ekonomis, maupun residu.

‎Sampah organik akan diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik akan disalurkan ke bank sampah unit yang ada di Kecamatan Tamalate. 

‎Adapun sampah residu menjadi satu-satunya jenis sampah yang dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA).

‎“Jadi nanti yang sampai ke TPA itu residunya saja. Kalau organik akan jadi kompos, dan anorganik dijual ke bank sampah unit,” ujarnya.

‎Aril menegaskan, kehadiran TPS3R tidak akan menghapus peran komposter dan bank sampah unit yang sudah berjalan di tingkat RW.

‎Menurutnya, TPS3R justru menjadi pelengkap untuk mengelola sampah yang belum tertangani di lingkungan masing-masing.

‎“Kalau di setiap RW sudah ada komposter, tetap dikelola di sana. Kalau ada bank sampah unit, tetap jalan,” katanya.

‎Ia berharap seluruh sistem pengelolaan sampah di Kecamatan Tamalate nantinya dapat terintegrasi mulai dari tingkat RW hingga TPS3R.

‎“Kami upayakan di Kecamatan Tamalate ini semua menjadi satu siklus yang terintegrasi, TPS3R dan bank sampah unit berjalan bersama,” tuturnya.

‎Aril menambahkan, pembangunan tiga TPS3R di Tamalate merupakan bagian dari target 14 TPS3R aktif yang direncanakan dibangun di Kota Makassar.

‎Menurutnya, Kecamatan Tamalate berupaya memberi kontribusi lebih besar karena memiliki sejumlah lahan yang bisa dimanfaatkan.

‎“Insya Allah tiga TPS3R di Tamalate, dari 14 yang direncanakan di Kota Makassar,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved