Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPRD Sulsel

Temuan DPRD Sulsel: Ketebalan Aspal Jalan Hertasning Cuma 4 Senti

Temuan itu memicu sorotan Anggota Komisi D DPRD Sulsel, menilai pengerjaan proyek tersebut tidak profesional.

Tayang:
Tribun-timur.com
PROYEK ASPAL - Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid (kanan) meninjau langsung proyek pengaspalan Jl Letjen Hertasning, Kota Makassar, Selasa (3/3/2026). Dari hasil pengecekan di lapangan, ketebalan aspal ditemukan hanya sekitar 4 sentimeter sehingga memicu sorotan dewan yang menilai pengerjaan proyek tersebut tidak profesional.  

Secara kasat mata kondisi jalan cukup baik, Kadir Halid menegaskan, seluruh pekerjaan tetap harus memenuhi standar teknis pengaspalan yang telah ditetapkan.

Skala Prioritas

Kadir Halid juga menyoroti penentuan skala prioritas pengerjaan jalan yang dinilai kurang tepat.

Menurutnya, beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan lebih parah justru belum menjadi prioritas penanganan.

"Harusnya jalan yang betul-betul rusak parah, seperti depan Kampus Patria Arta, itu diprioritaskan. Ini akan menjadi evaluasi kami," katanya.

Kadir Halid menegaskan, kunjungan lapangan tersebut memang telah dijadwalkan oleh Komisi D DPRD Sulsel sebagai bagian dari fungsi pengawasan.

Memastikan komisi D akan meninjau seluruh paket pekerjaan jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Sulawesi Selatan.

"Kami sudah jadwalkan dan akan mengunjungi semua, tidak hanya di Hertasning," ujarnya.

Ia menjelaskan proyek jalan yang ditinjau merupakan bagian dari pekerjaan preservasi yang saling terhubung sejumlah ruas lainnya.

Rangkaian proyek tersebut mencakup ruas Jl Hertasning hingga Jl Aroepala, Jl HM Yasin Limpo, Burung-burung–Bili-bili, hingga tersambung ke kawasan Malino, Sinjai, dan Bulukumba.

Proyek Jl Hertasning sendiri merupakan bagian dari Preservasi Paket I yang mulai dikerjakan sejak 17 Desember 2025.

Total nilai kontrak Preservasi Paket I mencapai Rp430,7 miliar, penanganan sepanjang 300,24 kilometer.

Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor preservasi jalan PT Permata Tristar Kharisma KSO.

Perbaikan ruas Jl Hertasning–Aroepala sendiri telah lama dikeluhkan masyarakat.

Selama ini penanganan yang dilakukan dinilai hanya bersifat sementara, seperti pemasangan paving block di sejumlah titik jalan yang rusak.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved