Idrus Marham Harap Alumni UIN Alauddin Jadi Episentrum Syiar Islam di Kawasan Timur Indonesia
Idrus Marham memaknai bulan Ramadan sebagai momentum refleksi dan “wisuda kembali” bagi para alumni
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN TIMUR, MAKASSAR - Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar diharapkan mengambil peran strategis sebagai episentrum syiar Islam sekaligus kekuatan pengabdian sosial di kawasan timur Indonesia.
Harapan tersebut digaungkan dalam kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Badan Pengurus IKA UIN Alauddin Makassar bertema “Alumni Berkiprah, Bangsa Berjaya” di Sultan Alauddin Hotel & Convention Makassar, Jumat (27/2/2026).
Ajang silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk menyatukan visi dan langkah alumni dalam menjawab tantangan sosial dan kebangsaan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Badan Pengurus IKA UIN Alauddin Makassar Idrus Marham, Rektor UIN Alauddin Makassar Hamdan Juhannis.
Selanjutnya, Staf Khusus Menteri Agama RI Ismail Cawidu, Ketua PW NU Sulsel Hamsah Harun, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Ali Yafid, serta ratusan alumni lintas angkatan.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Idrus Marham dan jajaran alumni.
Ia menilai, silaturahmi Ramadan 1447 Hijriah ini bukan sekadar ajang temu kangen.
Namun sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pengurus IKA dan pimpinan universitas.
Menurut Hamdan, sekitar 300 alumni hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa “Alumni Berkiprah, Bangsa Berjaya” lahir dari semangat.
Tujuannya untuk mengonsolidasikan potensi besar alumni UIN Alauddin yang kini jumlahnya mencapai sekitar 100 ribu orang dan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
“Kita ingin alumni semakin bergairah dan aktif berkiprah. Bukan hanya di pusat, tetapi juga menguat di kabupaten, cabang, dan daerah-daerah. Melalui program-program IKA, peran alumni diharapkan semakin nyata dalam pengabdian kepada masyarakat, umat, dan bangsa,” jelas Prof Hamdan.
Sementara itu, Idrus Marham memaknai bulan Ramadan sebagai momentum refleksi dan “wisuda kembali” bagi para alumni.
Menurutnya, esensi wisuda adalah penguatan motivasi dan komitmen alumni untuk mengabdi dan berjuang demi kemajuan umat dan bangsa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260227-Idrus-Marham-bela-Nasruddin-Umar.jpg)