Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Idrus Marham Harap Alumni UIN Alauddin Jadi Episentrum Syiar Islam di Kawasan Timur Indonesia

Idrus Marham memaknai bulan Ramadan sebagai momentum refleksi dan “wisuda kembali” bagi para alumni

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
JET PRIBADI- Waketum Golkar Idrus Marham ditemui usai hadiri Buka Puasa Bersama IKA UIN Alauddin Makassar di Sultan Alauddin Hotel & Convention Makassar, Jumat (27/2/2026). Idrus Marham bela Nasaruddin soal polemik Jet Pribadi OSO 

“Ramadan ini kita jadikan momentum penguatan wisuda. Saat wisuda, pimpinan universitas melepas alumninya dengan motivasi dan komitmen pengabdian. Nilai itulah yang kita perkuat kembali hari ini,” kata Idrus.

Idrus menegaskan, dalam perspektif pengembangan Islam ke depan, UIN Alauddin Makassar bersama para alumninya memikul tanggung jawab historis untuk melanjutkan perjuangan Islam yang telah diletakkan sejak masa Sultan Alauddin pada 1607.

Kala itu Islam berkembang di Kerajaan Gowa. 

Sejarah tersebut, kata dia, tidak boleh berhenti sebagai narasi masa lalu, melainkan harus diterjemahkan dalam kerja dan pengabdian nyata. 

Karena itu, alumni didorong mengambil peran strategis sebagai penggerak syiar Islam di tengah masyarakat.

“Alumni harus berpikir dalam kerangka pengabdian dan kiprahnya untuk kepentingan umat dan bangsa. UIN harus menjadi episentrum syiar Islam, tentu dengan pendekatan yang relevan dengan konteks zaman sekarang,” tegasnya.

Waketum DPP Golkar itu menambahkan, kiprah alumni ke depan harus disertai program-program nyata yang berorientasi pada tiga hal utama. 

Pertama, membantu menyelesaikan persoalan-persoalan umat dan rakyat. Kedua, memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. 

Ketiga, menghadirkan harapan agar kehidupan umat dan bangsa Indonesia ke depan semakin baik.

“Pengabdian itu tidak bisa dilakukan sendiri. Harus dilakukan secara bersama-sama. Karena itu, setelah ini IKA akan melanjutkan silaturahmi dengan berbagai unsur pemerintahan, mulai dari pemerintah provinsi, kepolisian, hingga DPR. Instrumen yang kita bawa adalah konsep dan kerja kolektif,” jelas Idrus.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran Sulawesi Selatan sebagai kawasan strategis yang selama ini menjadi penggerak perekonomian di wilayah timur Indonesia. 

Menurutnya, alumni UIN Alauddin harus mampu mengambil posisi penting dalam mendorong kemajuan kawasan sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved