Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cuaca Ekstrem, Siswa di Makassar Belajar Online hingga 28 Februari

Kebijakan itu berlaku di seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Humas Pemkot Makassar
CUACA EKSTREM - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat mengunjungi salah satu sekolah beberapa waktu lalu. Dinas Pendidikan Makassar menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka, 25-28 Februari 2026. 

Peran orang tua dan wali murid turut menjadi perhatian dalam kebijakan ini.

Disdik Makassar mengimbau agar orang tua ikut mengawasi serta memastikan anak-anak mereka mengikuti pembelajaran daring dengan baik selama masa pemberlakuan kebijakan tersebut.

Diketahui, aktivitas belajar peserta didik mulai aktif pada Senin (23/2/2026) lalu. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman menyampaikan, libur awal Ramadan baru saja berakhir. 

"Libur awal Ramadan itu 18 sampai 21 Februari, anak-anak kembali aktif ke sekolah pada Senin kemarin," ujarnya. 

Achi berharap siswa tetap menjaga kedisiplinan, memanfaatkan waktu luang secara positif, serta meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci.

Dia juga menegaskan pelaksanaan pembelajaran selama Ramadan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi kurikulum reguler.

Tetapi diarahkan pada penguatan pendidikan karakter peserta didik.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial di lingkungan sekolah.

"Ramadan adalah momentum pendidikan karakter. Sekolah kami dorong untuk memperbanyak kegiatan yang membentuk akhlak, kedisiplinan, dan kepedulian sosial peserta didik," imbuh Achi. (*) 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved