Sopir dan Warga Siap‑siap, Mahasiswa Luwu Raya Ancaman Tutup Jalan Lagi usai Bertemu Gubernur
Mediasi lanjutan yang coba dibangun pun tidak membuahkan hasil sesuai harapan mahasiswa.
Tayang:
Editor:
Ansar
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PROVINSI LUWU RAYA - Sebuah eskavator tua dipasang melintang di badan jalan di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Aksi ini bagian dari unjuk rasa menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah.
Selain itu, aksi menutup Trans Sulawesi mengganggu pasokan logistik dan BBM.
Beberapa SPBU sempat kehabisan bahan bakar karena truk tangki tidak bisa lewat, sehingga harga eceran melonjak tajam.
Akses tertutup juga berdampak pada layanan kesehatan, seperti ambulans gawat rujukan yang harus mencari jalur alternatif lebih jauh, menyulitkan penanganan pasien.
Masyarakat yang melintas rute utama tetap waspada. (*)
Baca Juga
| Cuma Angkut CPO Sawit, Bupati Lutra Tawarkan Pelabuhan Munte Titik Angkut Logistik Luwu Raya-Toraja |
|
|---|
| Babak baru, Hasil Seleksi 551 Nama Calon Kepsek Diserahkan ke Gubernur |
|
|---|
| Diperiksa sebagai Tersangka Korupsi Bibit Nanas, Eks Pj Gubernur Sulsel: Saya Ditugaskan Presiden |
|
|---|
| Gubernur Sulsel Usul IKA Unhas Fasilitasi Modal Usaha Tanpa Bunga bagi Alumni |
|
|---|
| Pembentukan Provinsi Luwu Raya Berdasarkan Kepentingan Strategis Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PROVINSI-LUWU-RAYA-Sebuah-eskavator-tua.jpg)