Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jenderal Asal Makassar Andi Rian Djajadi Kurban 2 Sapi Raksasa ke Sulsel

Sapi pedaging premium itu, disembelih di kampung halamannya, Sulawesi Selatan, Rabu (27/5/2026)

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Suasana pemaketan daging kurban dari Irjen Pol Andi Rian R Djajadi di Masjid Syuhada, Jl Onta Lama, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu (27/5/2026). Di momen Idul Adha 1447 Hijriah ini, Wakalemdiklat Polri ini menyembelih dua ekor sapi limousin di kampung halamannya, Sulsel. 

Ringkasan Berita:
  • Jenderal Asal Makassar Andi Rian Djajadi kurban 2 sapi raksasa untuk Sulsel
  • Sapi pedaging premium itu, disembelih di kampung halamannya, Sulawesi Selatan, Rabu (27/5/2026)
  • Dua ekor sapi kurban tersebut masing-masing berbobot sekitar 850 kilogram, sehingga total bobot keseluruhannya mencapai kurang lebih 1,7 ton

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan (Wakalemdiklat) Polri, Andi Rian R Djajadi, menunaikan ibadah kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah dengan menyembelih dua ekor sapi limosin.

Sapi pedaging premium itu, disembelih di kampung halamannya, Sulawesi Selatan, Rabu (27/5/2026).

Dua ekor sapi kurban tersebut masing-masing berbobot sekitar 850 kilogram, sehingga total bobot keseluruhannya mencapai kurang lebih 1,7 ton.

Kedua sapi itu, disembelih di dua lokasi berbeda.

Seekor sapi disembelih di Masjid Syuhada yang berada di kawasan urban Kota Makassar.

Sementara seekor lainnya disembelih di Masjid Al Jabbar, Watampone, Kabupaten Bone.

Masjid Al Jabbar sendiri memiliki nilai historis tersendiri bagi Andi Rian.

Masjid tersebut merupakan rumah ibadah yang pembangunannya diprakarsai langsung oleh Irjen Pol Andi Rian saat menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, pada periode 7 Desember 2023 hingga 20 September 2024.

Masjid yang dibangun dengan desain berbentuk persegi lima itu menyimbolkan lima rukun Islam.

Pembangunannya merupakan wujud dedikasi Andi Rian terhadap amanah ibundanya, Hj Ellyani Hafid Daeng Suji.

Sementara nama "Al Jabbar" dipilih sebagai penghormatan kepada mendiang kakek buyutnya, Andi Jabbar Puang Jala.

Andi Jabbar Puang Jala, adalah seorang tokoh pejuang Bone yang mengisi kekosongan kekuasaan di Kerajaan Bone selama 26 tahun, yakni pada periode 1905 hingga 1931.

Proses penyembelihan hewan kurban melibatkan pengurus masjid bersama warga sekitar.

Daging kurban kemudian dipaketkan menggunakan wadah tertutup lalu didistribusikan kepada ratusan warga di sekitar lokasi penyembelihan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved