Perdana Gunakan Gembok Baru, Dishub Makassar Tertibkan Parkir Liar di Balai Kota
Pemkot Makassar juga tengah menyiapkan kebijakan jangka panjang melalui pembangunan gedung parkir.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Perhubungan Kota Makassar kembali menertibkan kendaraan yang terparkir di bahu jalan, Rabu (7/1/2026).
Kali ini, personel Dishub Makassar menyasar kawasan Balaikota Makassar.
Mulai dari Jl Riburane, Jl Slamet Riyadi, Jl Jenderal Ahmad Yani, dan Jl Balaikota.
Personel menggunakan rompi berewrba oranye bertuliskan Dishub di bagian punggung.
Puluhan kendaraan disisir oleh petugas, kendaraan roda empat digembok.
Sementara roda dua diangkut ke Kantor Dinas Perhubungan Jl Mallengkeri Raya.
Penertiban ini dipimpin Kepala Bidang Terminal, Perparkiran, Audit dan Inspeksi Dinas Perhubungan Kota Makassar Irwan Sampeang.
“Sudah saya tertibkan, mobil saya gembok. Kalau motor yang ada di samping Balai Kota, di Jl Slamet Riyadi, saya angkut ke Kantor Dinas Perhubungan,” ucap Irwan Sampeang.
Dari hasil penertiban tersebut, mayoritas kendaraan yang melanggar diketahui milik pegawai Balai Kota Makassar.
Kendaraan mereka digembok dengan gembok baru berwarna kuning.
100 unit gembok baru dihadirkan Dishub Makassar untuk memberi efek jera para pelanggar.
“Jadi rata-rata mobil milik pegawai Balai Kota juga. Ini perdana gembok baru yang diberikan oleh Bapak Wali Kota,” ungkapnya.
Ia mengakui, keterbatasan lahan parkir di kawasan Balai Kota menjadi salah satu penyebab maraknya parkir di bahu jalan.
Kondisi tersebut mendorong pegawai mencari alternatif parkir, meski berada di area yang terdapat larangan parkir.
“Parkiran di Balai Kota itu sangat terbatas. Makanya pegawai-pegawai ini terpaksa parkir di lokasi yang sebenarnya dilarang,” katanya.
Sebagai solusi sementara, Dishub Makassar menyarankan agar kendaraan sitaan milik pemerintah yang selama ini terparkir di Balai Kota dapat dipindahkan ke lokasi lain agar tidak memakan ruang parkir pegawai.
| Ikutan Makassar Virtual Run Bisa Dapat Hadiah, Kumpul Poin dari Olahraga |
|
|---|
| Pemkot Makassar Bantah Isu Rp10 M untuk Makan Wali Kota, Tegaskan Anggaran untuk Kegiatan Publik |
|
|---|
| HOAX Anggaran Makan Minum Wali Kota Capai Rp10 M, Pemkot Makassar Ungkap Fakta Sebenarnya |
|
|---|
| Seleksi Imam Kelurahan Sisa Satu Tahapan Sebelum Hasilnya Diumumkan |
|
|---|
| Appi Apresiasi Polisi Gerak Cepat Tangani Geng Motor di Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Penggembokan-kendaraan-roda-emp.jpg)