Tribun RT RW
Aliyah: RT RW Garda Terdepan Tekan Stunting
Ketua RT dan RW punya peran strategis dalam mendeteksi dini kondisi balita berisiko stunting di lingkungan masing-masing.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
Turun pada 2024 menjadi 22,9 persen atau sekitar 1,7 persen.
Untuk 2025, Pemkot Makassar menargetkan angka stunting hingga 18,8 persen.
“Untuk penilaian SSGI terbaru nanti akan dilakukan pada 2026, jadi kita tunggu hasil resminya. Mudah-mudahan target 18,8 persen bisa kita capai,” kata Nursaidah, Selasa (16/12/2025).
Ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui berbagai program intervensi, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini dinilai sangat membantu pemenuhan gizi bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sesuai dengan konsep Isi Piringku yang memiliki kandungan gizi seimbang.
Nursaidah berharap dengan pelaksanaan MBG dan penguatan intervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), tidak lagi muncul kasus stunting baru.
Selain itu, data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) juga menunjukkan tren penurunan kasus stunting by name by address.
Dari sebelumnya 3,35 persen, kini turun menjadi 3,05 persen.
Penurunan merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kota, camat, lurah, RT/RW, hingga layanan kesehatan terutama puskesmas.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Siti Aminah
| PKL Terdampak Penertiban di Panakkukang Diarahkan ke Pasar Toddoppuli dan CFD Boulevard |
|
|---|
| RT/RW Wala Walaya Bersih-bersih Kanal, 3 Karung Sampah Diangkut |
|
|---|
| RT/RW dan Warga Jongaya Swadaya Perbaiki Jalan Kumala II, Kini Mulus Dilewati |
|
|---|
| Antisipasi Banjir Makassar, Ketua RT RW Siaga |
|
|---|
| Ramlah Bangun Bank Sampah Tamamaung, Genjot Kesejahteraan Warga Lewat Kebersihan Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251216-Rapat-Koordinasi-Stunting-Kota-Makassar.jpg)