Ketua DPRD Sulsel Harap Pemerintah Bergerak Cepat Bebaskan WNI Disandera Pasukan Israel
Politisi Partai NasDem yang akrab disapa Cicu itu menilai Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) perlu segera
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah diplomatik menyusul kabar penahanan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) oleh pasukan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza.
Para WNI tersebut dilaporkan berada di perairan internasional Laut Mediterania ketika mengikuti pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.
Politisi Partai NasDem yang akrab disapa Cicu itu menilai Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) perlu segera membangun komunikasi intensif dengan berbagai pihak internasional guna memastikan keselamatan para relawan asal Indonesia.
“Kabar ini tentu mengkhawatirkan. Harapan kita, pemerintah pusat segera melakukan komunikasi intensif untuk membebaskan seluruh aktivis,” ujar Cicu kepada Tribun Timur, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, para relawan Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut hadir untuk membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak krisis di Gaza.
Ia menegaskan para relawan bukan bagian dari kelompok bersenjata maupun pihak yang terlibat konflik.
“Apalagi mereka datang membawa bantuan kemanusiaan. Tentu keselamatan mereka harus menjadi perhatian serius pemerintah,” katanya.
Cicu berharap pemerintah Indonesia dapat memaksimalkan jalur diplomasi internasional, termasuk membangun komunikasi dengan negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik di kawasan Laut Mediterania.
“Kita berharap ada langkah cepat dan terukur agar seluruh WNI bisa segera dipulangkan dengan selamat,” ujarnya.
Sementara itu, keluarga salah satu relawan asal Makassar yang disandera, Andi Angga Prasadewa (33), juga berharap pemerintah segera turun tangan.
Ibunda Andi Angga, Sutrawati Kaharuddin (52), meminta Presiden Prabowo Subianto membantu proses pembebasan putranya.
“Harapan saya pemerintah segera membebaskan anak saya. Karena kami sebagai keluarga tidak bisa berbuat apa-apa, hanya pemerintah yang bisa membantu,” kata Sutrawati saat ditemui di kediamannya di Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar.
Sutrawati menegaskan putranya berangkat sebagai relawan kemanusiaan, bukan bagian dari konflik.
“Anak saya ke sana hanya membawa obat-obatan dan bantuan kebutuhan untuk warga Palestina yang sedang kelaparan,” ujarnya.
Ia menceritakan, Andi Angga sejak lama aktif di berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
| Angga, Relawan Kemanusiaan yang Ditangkap Tentara Israel Alumni IMMIM Makassar |
|
|---|
| Kronologi Andi Angga Prasedawa Ditangkap Israel di Laut Mediterania |
|
|---|
| Lembaga Rumah Zakat Datangi Kediaman Keluarga Andi Angga Usai Disandera Zionis Israel |
|
|---|
| Ibu Angga Prasedawa Menangis Berharap Anaknya Selamat dari Israel |
|
|---|
| Cerita Sutrawati Ibu Relawan Makassar Diculik Zionis Israel, Minta Pemerintah Selamatkan Putranya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/cicu-harap-pemerintah-bebaskan-angga3.jpg)