Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Arahkan Anak Panah ke Polisi, 2 Anggota Geng Motor di Makassar Ditembak

Pengungkapan kasus itu dipaparkan Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Polisi, Arya Perdana.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
GENG MOTOR - Dua dari empat anggota geng motor saat diamankan personel Polsek Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (15/12/2025). Empat terduga geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap saat hendak tawuran. (Dok. Tribun-Timur.com/Muslimin Emba) 

Saat pengejaran berlangsung, beberapa anggota geng motor itu berupaya menyerang polisi.

Mereka kata Arya, tak segan mengarahkan anak panah busur ke personel Polsek Biringkanaya.

"Sehingga anggota yang mengejar lalu mengeluarkan tembakan peringatan agar tidak menyerang petugas yang berdinas," ungkapnya.

Arya menegaskan, menyerang petugas yang menjalankan tugas merupakan tindak pidana.

"Dilakukanlah tembakan peringatan, pertama kedua, ketiga malah justeru makin brutal," sebut Arya.

Melihat pelaku kian brutal, personel Polsek Biringkanaya pun mengambil tindakan tegas terukur dengan menembaki mereka.

"Dengan menggunakan peluru karet, mengenai satu di bagian kaki dan satu lagi di bagian lengan kanan," tegasnya.

Setelah itu, polisi pun melakukan penyergapan dan menangkap empat anggota geng motor itu.

Sementara, anggota geng motor lainnya berhasil kabur.

Satu dari empat anggota geng motor yang tertangkap kata Arya, anak di bawah umur.

Khusus dua anggota geng motor yang terkena tembakan petugas telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis.

"Namun demikian, sisa satu yang sisa dan besok akan dilakukan operasi untuk mengeluarkan proyektilnya," ucap Arya.

Keempat pelaku dijerat Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dan pasal 214 KUHP. 

"Ancaman hukum maksimalnya 12 tahun penjara," tegas Alumnus Akpol 1998 ini.

Arya juga menegaskan jajaran Polrestabes Makassar akan memberikan tindakan tegas terukur bagi pelaku kejahatan seperti geng motor dan pembusuran.

"Ini salah satu wujud nyata, bahwa kita tidak akan membiarkan Kota Makassar ini mengalami tindakan-tindakan yang negatif," tuturnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved