Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Arahkan Anak Panah ke Polisi, 2 Anggota Geng Motor di Makassar Ditembak

Pengungkapan kasus itu dipaparkan Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Polisi, Arya Perdana.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
GENG MOTOR - Dua dari empat anggota geng motor saat diamankan personel Polsek Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (15/12/2025). Empat terduga geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap saat hendak tawuran. (Dok. Tribun-Timur.com/Muslimin Emba) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Empat terduga geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap saat hendak tawuran.

Dua diantaranya ditembak lantaran dianggap hendak menyerang polisi.

Kasus itu, diungkap personel Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Biringkanaya, Minggu (14/12/2025).

Pengungkapan kasus itu dipaparkan Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Polisi, Arya Perdana.

Arya mengatakan empat anggota geng motor itu masing-masing berinisial, MHA (18), MR (20), AS (16), dan IA (19).

Dari empat orang ditangkap dua orang diberi tindakan tegas, karena mengancam dan melawan polisi. 

"Awalnya sekitar pukul 02.00 dini hari, ada informasi geng motor rolling istilahnya mutar untuk melakukan tawuran," kata Kombes Pol Arya, saat konferensi pers di Mapolsek Biringkanaya, Jl Kapasa Raya, Daya, Minggu sore.

Mapolsek Biringkanaya berjarak 15,5 kilometer dengan waktu tempuh 27 menit.

Lebih dekat ke Polda Sulsel dengan jarak 2,4 kilometer dengan waktu tempuh 6 menit.

Mendapat informasi itu, lanjut Arya, personel Polsek Biringkanaya dipimpin Kapolsek AKP Andik Wahyu, pun mencari keberadaan kawanan geng motor itu.

"Begitu ketemu, mereka membawa parang, membawa panah busur. Dan beberapa dari mereka justru membawa samurai (katana) di mana samurai itu digesekkan ke aspal hingga muncul percikan api," ujarnya.

Aksi berbahaya itu, kata Arya, dilakukan kawanan geng motor tersebut setelah berjanjian tawuran dengan kelompok lain.

"Beberapa kali pak Kapolsek dan anggota memperingatkan untuk menepi dan membubarkan diri agar tidak melaksanakan tawuran," katanya.

Bukannya bubar, kawanan geng motor itu, kata Arya justeru mentang petugas dan meledakkan petasan.

Khawatir, ada warga yang terkena anak panah busur, personel Polsek Biringkanaya pun mengejar mereka.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved