Silaknas & Milad ke 35 ICMI
Jelang Silaknas ICMI, Dr Adi Culla: ICMI Harus Jadi Motor Penggerak, bukan Penonton
Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan berkolaborasi Forum Dosen Tribun Timur menggelar Diskusi Publik Menyambut Silaknas
Penulis: Rudi Salam | Editor: Muh Hasim Arfah
Ringkasan Berita:
- ICMI Sulsel kolaborasi Forum Dosen Diskusi Publik Menyambut Silaturahmi Kerja Nasional dan Milad ke-35
- Dr Adi Suryadi Culla menyampaikan peran ICMI sebagai organisasi cendekiawan harus lebih tampak dalam upaya memperkuat kebijakan dan riset ekonomi syariah.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) berkolaborasi Forum Dosen Tribun Timur menggelar Diskusi Publik Menyambut Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI 2025 dan Milad ke-35 ICMI.
Acara tersebut berlangsung secara online melalui Zoom dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Tribun Timur, Kamis (4/12/2025).
Silaknas ICMI 2025 dan Milad ke-35 ICMI di Bali, 5 sampai 7 Desember 2025.
Diskusi jelang Silaknas ICMI 2025 dan Milad ke-35 ICMI mengulas isu strategis nasional, mulai dari ekonomi syariah digital, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hingga pariwisata halal.
Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur AS Kambie, memandu diskusi yang menghadirkan akademisi, tokoh masyarakat, dan praktisi media.
Antara lain Anggota DPR RI sekaligus Sekjen MPP ICMI Dr Andi Yuliani Paris, Ketua ICMI Orwil Sulsel Prof Arismunandar, Wakil Ketua Divisi Politik dan Pemerintahan ICMI Orwil Sulsel Dr Adi Suryadi Culla.
Kemudian hadir sebagai pembicara utama Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Marsuki, Wakil Ketua MUI Sulsel Prof Arfin Hamid, Dosen UIN Alauddin Makassar Prof Muslimin Kara, Ketua Umum MES Sulsel Dr Nurhayati Azis, dan Wartawan Senior Andi Suruji.
Baca juga: Jelang Silaknas ICMI, Prof Arismunandar: Tantangan Umat Islam Semakin Kompleks
Wakil Ketua Divisi Politik dan Pemerintahan ICMI Orwil Sulsel Dr Adi Suryadi Culla, mengatakan diskusi ini merupakan bagian dari upaya ICMI Sulsel mempersiapkan diri menghadapi Silaknas 2025.
Menurutnya, ketika hendak hadir dalam suatu forum nasional, tidak boleh datang dengan pikiran yang kosong atau tidak produktif.
“Sebaiknya kita punya bekal, apalagi forum nasional, pembahasannya isu nasional,” kata Adi Suryadi Culla.
Akademisi Unhas itu menjelaskan, dinamika ekonomi syariah saat ini mengalami perkembangan pesat, terutama karena masuknya faktor digitalisasi.
Menurutnya, digitalisasi kini memengaruhi seluruh aspek kehidupan, termasuk pendidikan, pembangunan, perbankan, dan industri halal.
Olehnya, tema ekonomi syariah yang dibahas sangat terkait dengan perkembangan dunia digital.
“Digitalisasi ini memengaruhi seluruh aspek pendidikan dan pembangunan. Jika kita bicara UMKM maupun pariwisata halal, keduanya tidak bisa dilepaskan dari ekosistem digital yang berkembang saat ini,” jelasnya.
Adi Suryadi Culla juga memaparkan data terbaru yang menunjukkan industri keuangan syariah Indonesia telah mencapai sekitar 11,4 persen dari total aset industri jasa keuangan nasional.
Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia
Sulawesi Selatan
Forum Dosen Tribun Timur
ekonomi syariah
digital
Adi Suryadi Culla
| Ketua ICMI Sulsel Prof Arismunandar: Kita Perlu Dorong Gerakan Literasi Perbankan |
|
|---|
| Diskusi Silaknas HUT ICMI, Andi Suruji: Bicara Ekonomi Syariah, Utamakan Sisi Adilnya |
|
|---|
| Prof Arfin Hamid: Ekonomi Syariah Jangan Lagi Hanya Fokus pada Anti-riba |
|
|---|
| Jelang Silaknas ICMI, Prof Marsuki: Pariwisata Halal Berperan Kuatkan Ekonomi Syariah |
|
|---|
| Jelang Silaknas ICMI, Prof Arismunandar: Tantangan Umat Islam Semakin Kompleks |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251204_SILAKNAS-ICMI_adi-culla-soal-silaknas-ICMi-di-Bali.jpg)