Saksi Kata: 12 Hari Terombang-ambing, 3 Awak Ambulans Laut Bertahan Hidup dengan Ketupat Basi
Ambulans laut rusak, tiga awak kapal bertahan hidup di laut lepas selama 12 hari. Ketupat basi dan air hujan jadi penyelamat.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Najamuddin sempat melambaikan sarung ke kapal penjaring yang lewat, namun tak terlihat.
Hari-hari berikutnya menjadi ujian hidup.
Makanan mulai habis. Ketupat dan buras yang tersisa sudah basi, tapi tetap dimakan demi bertahan hidup. A
ir minum 10 liter hanya cukup untuk empat hari.
“Setelah itu tidak adami kita minum. Tidak minum, tidak makan juga,” tuturnya.
Najamuddin mengandalkan air hujan yang ditadah dengan wadah seadanya.
Meski kotor dan berbau, tetap diminum karena kehausan.
Pertolongan dari Nelayan Bali
Memasuki hari ke-9, stok makanan benar-benar habis.
Kapal terus terbawa arus hingga mendekati Pulau Sapanjang, Perairan Sumenep, Jawa Timur.
Ambulans laut terdampar di bebatuan, tak bisa merapat.
Di tengah keputusasaan, Najamuddin melihat kapal nelayan asal Bali melintas. Ia kembali melambaikan sarung. Kali ini, pertolongan datang.
“Jam 1 dini hari ada yang temukan kita dari Bali. Nelayan itu derek kapal ke Pulau Madura,” katanya.
Sesampainya di darat, warga setempat menyambut mereka dengan makanan dan minuman.
Namun rasa lapar dan haus seolah hilang karena lega telah selamat.
Di hari ke-12 sejak dinyatakan hilang, Najamuddin menghubungi keluarganya.
Ia dijemput dengan kapal nelayan dan dibawa pulang ke Pulau Tinggalungan.
Sementara ambulans laut rusak ditinggal di Pulau Madura untuk diperbaiki. (*)
| Tekuk Bhayangkara FC 2-1, Asisten Pelatih PSM Makassar: Ini Buah Kepercayaan Manajemen |
|
|---|
| Suporter Juku Eja Dilarang ke Stadion, Polisi Nonton Tim Polisi Takluk dari PSM Makassar |
|
|---|
| Demo Hardiknas di Batas Makassar-Gowa Ricuh |
|
|---|
| Dua Skenario PSM Makassar Kunci Tiket Super League Pekan Depan Usai Taklukkan Bhayangkara FC |
|
|---|
| Lurah Minasa Upa Baru Tau Ada Perampokan Rumah Pedagang Beras, Minta RT/RW Perketat Penjagaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/202510-28-SAKSI-KATA-NAJAMUDDIN.jpg)