Headline Tribun Timur
Kadis Suruh Pelajar Makassar Pulang Lebih Awal Antisipasi Demo
Para pelajar diminta meninggalkan sekolah lebih awal agar kasus demo ricuh akhir Agustus 2025 tidak terulang.
Kepala SMAN 5 Makassar Sudirman Kadir mengatakan, siswa diizinkan pulang pukul 11.00 Wita, lebih cepat dari jadwal biasanya yang berlangsung hingga sore.
“Kami memutuskan siswa dipulangkan lebih awal untuk pulang ke rumah dan melanjutkan belajar secara daring,” ujar Sudirman.
Kebijakan ini diambil setelah pihak sekolah menerima informasi dari Polda Sulsel melalui Dinas Pendidikan Sulsel terkait potensi aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Kota Makassar.
Menurut Sudirman, para guru pengampu pelajaran tetap melanjutkan proses pembelajaran secara daring, memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski siswa sudah berada di rumah.
“Sudah diimbau saat upacara agar siswa tidak ikut aksi. Guru yang mengajar hari ini melanjutkan pembelajaran daring,” katanya.
Sudirman mengimbau para orang tua siswa memastikan anak-anak mereka di rumah dan tidak di area publik selama aksi berlangsung.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan memastikan pelajar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Makassar Siaga
Ribuan aparat keamanan disiagakan di bawah Fly Over, perempatan Jl AP Pettarani-Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (20/10/2025).
Personel gabungan dari Polri-TNI siaga mengantisipasi potensi unjuk rasa memperingati satu tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Penyiagaan ini diawali dengan apel pengarahan dipimpin Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana.
Tidak hanya melibatkan personel Sabhara dan Samapta Polrestabes Makassar, tetapi juga pasukan Brimob dan unsur TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin.
“Personel gabungan yang diturunkan untuk pengamanan hari ini sekitar 2.278 orang,” kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin.
Wahiduddin menjelaskan, titik aksi di sejumlah lokasi, mulai dari kantor pemerintahan hingga area kampus.
Salah satu titik pengamanan utama berada di halaman Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, di mana aparat tampak berjaga dan satu unit water cannon telah disiagakan di depan gerbang kantor tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Puluhan-mahasiswa-dari-Pergerakan-Mahasiswa-Islam-Indonesia-PMII.jpg)