Siapa Dalang Kerusuhan 298
Prof Muin Fahmal : Negara Kita Salah Urus
Pemerintah disebutnya harus dekat dengan masyarakat, caranya mendekat pada masalah yang terjadi.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
"Hukum kita terakhir diobok-obok. Saya simpulkan, kalau mau baik maka harus sistem politik diperbaiki sehingga lahir politisi yang negarawan," lanjutnya.
Ditengah kisruh ini, pemerintah harus gesit melihat akar masalah di masyarakat.
Pimpinan Umum Tribun-Timur, Andi Suruji melihat ketidakadilan sangat meresahkan dan membuat masyarakat murka.
Persoalan dimulai dari awal tahun, saat efisiensi mulai diterapkan.
Pemerintah memangkas anggaran transfer ke daerah secara besar-besaran.
Imbasnya, lagi-lagi ketidakadilan dirasakan masyarakat.
Titiknya saat pemerintah daerah memeras pajak terlalu tinggi, melampaui kemampuan masyarakat.
"Begitu awal tahun langsung Keppres Efisiensi tidak ada uang mengalir ke daerah. Semua kontraktor berteriak. Persoalan menggelinding semua sasaran berujung pada rakyat," jelas Andi Suruji dalam Dialog Forum Dosen tentang pemulihan bangsa di Kantor Tribun-Timur.com, Jl Opu Dg Risadju pada Rabu (3/9/2025).
"PBB naik berlipat-lipat sampai ada seribu persen. Dua hal sensitif dijaga pak Jusuf Kalla itu, terkait sangat sensitif rakyat harga beras dan BBM," lanjutnya.
Persoalan kemudian berlanjut, saat masyarakat resah dengan anomali pemerintah.
Ketika Menteri Pertanian mengumumkan sejarah baru stok beras tertinggi.
Bahkan mencapai 4 juta ton lebih, lalu mengklaim sukses melaksanakan swasembada pangan.
"Tapi kenapa harga di pasar naik? logikanya guyur pasar supaya harga tidak naik. Malah diisukan ada oplos," jelasnya.
Dulu disebutnya mudah mendapatkan beras. Pedagang, distributor hingga penggilingan memiliki stok beras.
Namun kini tiba-tiba hilang ditengah kabar stok beras melimpah.
| 9 Profesor 3 Aktivis Lintas Kampus Bahas Pemulihan Bangsa di Tribun Timur |
|
|---|
| Moch Hasymi Sebut Pola Demonstrasi Kini Berbeda Dibandingkan Era Dulu |
|
|---|
| Prof Qasim Minta Mahasiswa Kembali ke Kampus, Ajak Manfaatkan Teknologi |
|
|---|
| Prof Mustari Mustafa Sebut Demo Anarkis karena Modal Sosial Pemerintah Tidak Cukup |
|
|---|
| Mulawarman: Ketika Rakyat Menggugat, Intelektual Menghilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Guru-Besar-UMI-Prof-Muin-Fahmal-dalam-diskusi-Forum-Dosen-di-Kantor-Redaksi-Tribun-Timu.jpg)