Jejak Kaki dan Celana Berlumpur Ungkap Kematian AL di Kalaena Lutim
Hanya beberapa jam setelah jasad korban ditemukan, polisi berhasil mengamankan seorang remaja berinisial AD (17).
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Di lokasi itu, petugas kembali menemukan sejumlah indikasi yang mengarah pada keterlibatan pelaku.
Termasuk bekas lumpur di kamar mandi rumahnya.
Temuan itu memperkuat dugaan bahwa AD berada di sekitar lokasi saat peristiwa terjadi.
Saat hendak diamankan, remaja tersebut sempat mencoba melarikan diri melalui bagian belakang rumah.
Namun upayanya gagal setelah personel gabungan Polres Luwu Timur dan Polsek Mangkutana melakukan pengejaran.
"Pelaku sempat melarikan diri, tetapi berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polsek Mangkutana untuk menjalani pemeriksaan," jelas Junus.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Luwu Timur, AKP Husain mengaku, pihaknya terus mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyidikan.
Kata dia, kasus tersebut menyita perhatian warga Kalaena karena korban dan terduga pelaku diketahui masih memiliki hubungan keluarga serta tinggal berdekatan.
"Penyidik memastikan proses hukum akan terus berjalan sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dan kelengkapan alat bukti," tandasnya.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
| Kemenham Sulsel dan Pemkab Luwu Utara Perkuat Regulasi Daerah Berperspektif HAM |
|
|---|
| Temui Bupati Luwu Timur, Kemenham Sulsel Perkuat Pengarusutamaan HAM dalam Perda |
|
|---|
| Anton 'Oppo' Pimpin PKB Luwu, Bidik 8 Kursi DPRD Kabupaten dan 2 Kursi DPRD Sulsel |
|
|---|
| Jaga Hutan Adat dari Eksplorasi Tambang, PM Wija To Cerekang Raih Penghargaan Kalpataru 2026 |
|
|---|
| Paradoks Kekayaan Alam Luwu Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PEMBUNUHAN-DI-LUWU-Lokasi-pembunuhan-wanita-berinisial-AL.jpg)