Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pildun 2026

Warkop 48 Belopa Siapkan Nobar Piala Dunia, Kapasitas Tembus 100 Orang

Owner Warkop 48, Fadli mengaku kini tengah menyiapkan kelengkapan nonton bareng Piala Dunia

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PIALA DUNIA - Pemilik Warkop 48 Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Fadli (33) saat ditemui Tribun-Timur. Menjelang Piala Dunia, Fadli mengaku Warkop 48 akan melaksanakan nonton bareng. 

Ringkasan Berita:
  • Owner Warkop 48, Fadli mengaku kini tengah menyiapkan kelengkapan nonton bareng Piala Dunia
  • Warkop yang terletak di samping Polres Luwu, Kota Belopa itu berencana menayangkan 104 pertandingan dari babak penyisihan grup hingga ke final

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Sejumlah warung kopi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, bersiap jelang kick off pertandingan Piala Dunia 2026 pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 01.00 Wita dini hari.

Mereka akan menyiarkan turnamen empat tahunan sekali itu khusus untuk para pecinta sepak bola di Bumi Sawerigading.

Owner Warkop 48, Fadli mengaku kini tengah menyiapkan kelengkapan nonton bareng Piala Dunia.

Warkop yang terletak di samping Polres Luwu, Kota Belopa itu berencana menayangkan 104 pertandingan dari babak penyisihan grup hingga ke final.

"InsyaAllah, kita akan mengatur. Sementara kami konsep dengan tim. Karena rencana selain Warkop 48, di SobatSudut juga akan buka nobar Piala Dunia," akunya kepada Tribun Timur.com, Selasa (9/6/2026) siang.

Dengan begitu, selain Warkop 48, Cafe Sobatsudut yang dimiliki Fadli juga akan menggelar nobar.

Lokasi Cafe 48 berada tak jauh dari Kantor Camat Belopa.

"Kapasitas Warkop 48 sama Cafe Sobatsudut masing-masing bisa tampung 100 orang," ujarnya.

Kata Fadli, para pelanggan yang akan nobar diwajibkan membeli segelas kopi dimulai harga Rp10 hingga Rp20 ribu.

Rinciannya kopi hitam Rp10 ribu, kopi susu Rp13 ribu, kopi hitam aren Rp13 ribu, hingga kopi telur ayam Rp20 ribu.

"Cukup beli kopi. InsyaAllah kita sediakan juga kudapan seperti kue tradisional," akunya.

Warga Belopa, Arfan mengaku, menonton Piala Dunia lebih nikmat ketika nobar.

Euforia pertandingan lebih terasa ketika menonton dengan teman dan kolega.

Dengan adanya nobar Warkop 48, sambung Arfan, menjadi opsi pilihan ketika laga dimulai.

"Lebih terasa pertandingan kalau nobar. Bisa sambil teriak, jadi tidak mengantuk," akunya.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved