Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Komisioner KPU Luwu Sebut Jerman Kini Datang dengan Misi Pembalasan

ia menilai perjalanan Jerman menuju Piala Dunia 2026 memiliki kemiripan dengan kisah kebangkitan mereka sebelum menjadi juara dunia pada 2014.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Waode Nurmin
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PIALA DUNIA - Komisoner KPU Luwu Divisi Data dan Informasi, Harianto, Senin (8/6/2026). Jelang kick off Piala Dunia 2026, Harianto menjagokan Jerman. 

Meski mengakui Argentina, Prancis, dan Spanyol memiliki peluang besar, ia percaya sejarah sepak bola selalu menyimpan ruang bagi kebangkitan tim yang terluka.

"Saya tidak tahu siapa yang akan menjadi juara dunia. Sepak bola terlalu indah untuk diprediksi secara pasti. Tapi jika harus memilih satu tim, saya memilih Jerman," katanya.

Menurut Harianto, trofi tidak selalu dimenangkan oleh tim yang paling kuat atau paling banyak dipuji.

Terkadang, trofi justru dimenangkan oleh tim yang paling siap memikul beban sejarah di pundaknya.

Dan saat ini, ia melihat karakter tersebut ada pada Jerman.

"Mungkin saya salah. Mungkin Argentina, Prancis, atau Spanyol yang juara. Tetapi sejarah Piala Dunia mengajarkan satu hal, jangan pernah mengira bangsa sepak bola sebesar Jerman akan terlalu lama tinggal dalam kegagalan," terangnya.

Bagi Harianto, kebangkitan besar sering kali tidak diawali oleh kemenangan.
Ia lahir dari rasa kecewa yang tidak lagi bisa ditoleransi.

Dan jika ada tim yang datang ke Piala Dunia 2026 dengan semangat seperti itu, Der Panzer menjadi kandidat terkuat dalam pandangannya.

Sebab dalam sejarah sepak bola dunia, meragukan Jerman kerap menjadi awal dari penyesalan.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved