Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

103 SMP Luwu Bakal Terima Siswa Baru, Daya Tampung Capai 7 Ribu Lebih Siswa

Sebanyak 103 SMP di Kabupaten Luwu akan membuka penerimaan siswa baru dengan daya tampung mencapai 7.008 siswa.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
SISWA SEKOLAH - Puluhan siswa SMP Negeri Paranta di Desa Ilan Batu Uru, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan sedang mengikuti proses belajar-mengajar. Jelang penerimaan siswa baru, Bidang SMP Dinas Pendidikan Luwu menyebut 7 ribu siswa baru siap ditampung dalam 103 SMP yang ada di Luwu. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu menyiapkan kuota 7.008 siswa baru untuk jenjang SMP pada tahun ajaran 2026/2027. 
  • Sebanyak 103 SMP akan membuka penerimaan peserta didik baru dengan total 219 rombongan belajar (rombel), masing-masing berkapasitas maksimal 30 siswa.
  • Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP di Kabupaten Luwu dibagi dalam empat jalur, yakni afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili.

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menyiapkan kuota lebih dari 7.000 siswa Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran 2026/2027.

Sebanyak 103 SMP di Kabupaten Luwu akan membuka penerimaan siswa baru dengan daya tampung mencapai 7.008 siswa.

Kabid SMP Dinas Pendidikan Luwu, Alferi Fefrika, mengatakan kapasitas tersebut tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jumlah daya tampung berkisar 7.008 siswa. Tidak jauh berbeda dengan tahun lalu,” jelasnya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 13.57 Wita siang.

Seluruh sekolah yang membuka penerimaan telah menyiapkan 219 rombongan belajar (rombel).

"Setiap rombel akan diisi maksimal 30 siswa sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Alferi.

Pelaksanaan SPMB tahun ini dibagi ke dalam empat jalur penerimaan, yakni afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili.

Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon siswa dari keluarga kurang mampu dan kelompok prioritas tertentu.

Baca juga: Posyandu Didorong Jadi Ujung Tombak Penanganan Stunting di Luwu

Sementara jalur prestasi ditujukan bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik.

Adapun jalur mutasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas atau domisili orang tuanya.

Sedangkan jalur domisili memberikan prioritas kepada calon siswa yang berdomisili di sekitar wilayah sekolah.

Alferi menjelaskan pendaftaran untuk jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi akan dibuka lebih awal, yakni mulai 8 hingga 14 Juni 2026.

Sementara jalur domisili dibuka pada 15 hingga 20 Juni 2026.

“SPMB dibagi menjadi empat jalur. Afirmasi, prestasi, dan mutasi dibuka tanggal 8 sampai 14 Juni, sedangkan jalur domisili berlangsung pada 15 sampai 20 Juni,” bebernya.

Dinas Pendidikan Luwu berharap seluruh calon peserta didik dan orang tua dapat memperhatikan jadwal serta persyaratan masing-masing jalur agar proses pendaftaran berjalan lancar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved