Banjir Luwu
Banjir Rendam 8 Desa di Luwu, 300 Rumah Terdampak, Jalur Trans Sulawesi Macet
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu mencatat sedikitnya delapan desa terdampak.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
Karyadi menambahkan, banjir juga berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Poros Makassar-Palopo.
Kemacetan total sempat terjadi di Desa Rantebelu dan Desa Dadeko selama hampir satu jam akibat genangan air yang menutupi badan jalan.
“Akibat banjir tadi juga Jalan Poros Makassar-Palopo sempat macet total. Terutama di Desa Rantebelu dan Dadeko, kemacetan terjadi hampir satu jam,” akunya
Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas pendidikan turut terdampak banjir.
BPBD mencatat beberapa sekolah tingkat SD dan MTs ikut terendam.
Sementara untuk sektor pertanian, diperkirakan sekitar 10 hingga 20 hektare area persawahan terdampak genangan air.
Dari pantauan Tribun-Timur.com, banjir juga luber hingga ke area persawahan dan perkebunan warga.
Air banjir berwarna keruh bercampur dengan sedimen lumpur.
Laporan sementara yang diperoleh, khusus Kecamatan Larompong, beberapa titik terendam banjir.
Seperti Dusun Cappie, Desa Rantebelu, dan Desa Riwang.
Ketinggian air bervariasi dari betis hingga mencapai paha orang dewasa.
"Sisa 1 meter lagi air juga naik di area Pasar Larompong," jelas salah satu warga Larompong, Wawan, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 10.33 Wita pagi.
Kapolsek Larompong, AKP Hasdin, menyebut penyebab banjir akibat hujan lebat yang terjadi.
Hujan lebat dimulai dari malam hingga dini hari tadi.
"Intensitas curah hujan dari malam sampai saat ini. Dan dengan adanya matrial yang terbawa arus dari gunung yang tersangkut di jembatan Keppe," bebernya.
Laporan Jurnalis Tribun-Timjur.com, Muh Sauki Maulana
| Suli, Suli Barat dan Bua Jadi Titik Rawan Banjir Terbanyak di Luwu |
|
|---|
| 5 Bendung Rusak di Luwu, Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam |
|
|---|
| Banjir Rendam 55 Rumah Warga di Walenrang Timur Luwu |
|
|---|
| Banjir Tutup Jalan Poros Makassar–Palopo di Larompong Selama 2 Jam |
|
|---|
| 5 Kali Cappie Luwu Terendam di Mei 2025, Jalan Rusak dan Sungai Makin Dangkal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BANJIR-LAROMPONG-Air-Sungai-Larompong-Kabupaten-Luwu.jpg)