Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pasca Teror Busur di Bua Luwu: Polisi Amankan 19 Pemuda, 5 Tombak dan 48 Anak Panah

Usai apel, tim gabungan menyisir sejumlah titik rawan, terutama di Dusun Labokke dan Dusun Padang, Desa Puty.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PATROLI POLISI - Unit Kecil Lengkap (UKL) Polres Luwu serta Brimob mengamankan 19 remaja di sejumlah titik rawan, khususnya di Dusun Labokke dan Dusun Padang, Desa Puty, Kecamatan Bua, Selasa (5/5/2026) malam. Polisi mendapati sekelompok pemuda yang berkumpul dan diduga akan melakukan aksi tawuran. Ditemukan barang bukti sajam di badan remaja tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi meningkatkan pengamanan di Kecamatan Bua, Luwu, Sulawesi Selatan, menyusul maraknya aksi teror busur.
  • Dalam patroli gabungan, aparat menggagalkan potensi tawuran dan mengamankan 19 pemuda beserta sejumlah senjata tajam.
  • Patroli gabungan Polsek Bua, Polres Luwu, dan Brimob menyisir titik rawan dan menemukan kelompok pemuda diduga hendak tawuran. 
  • Polisi menyita berbagai senjata seperti samurai, parang, tombak, hingga puluhan anak panah busur.

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Polisi merespon cepat teror busur di di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Polisi melakukan patroli melibatkan personel Polsek Bua, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polres Luwu, hingga Brimob.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Mapolsek Bua sekitar pukul 22.30 Wita, dipimpin Kapolsek Bua AKP PY Catur Suhendra.

Usai apel, tim gabungan menyisir sejumlah titik rawan, terutama di Dusun Labokke dan Dusun Padang, Desa Puty.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan sekelompok pemuda yang tengah berkumpul dan dicurigai akan melakukan aksi tawuran.

Kecurigaan itu terbukti. Dari hasil pemeriksaan, aparat menemukan berbagai senjata berbahaya yang siap digunakan.

Mulai dari samurai, parang panjang, badik, tombak, hingga ketapel dan anak panah busur.

Baca juga: Sempat Telepon Keluarga Mengeluh Sakit, Sopir Truk Gabah Asal Pinrang Meninggal di Luwu

Kapolsek Bua, AKP Catur Suhendra, merinci barang bukti yang diamankan antara lain satu bilah samurai, dua parang panjang, satu badik, lima tombak, enam ketapel bambu, sembilan ketapel busur, 48 anak panah, serta dua petasan spritus.

Sebanyak 19 pemuda turut diamankan sebagai langkah pencegahan.

Lima orang diduga kuat menguasai senjata tajam dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Bua.

“Patroli ini merupakan respons atas meningkatnya gangguan keamanan, termasuk aksi busur yang sebelumnya sudah memakan korban,” ujar Catur, Rabu (6/5/2026).

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna mencegah segala bentuk gangguan keamanan, terutama yang berpotensi membahayakan warga.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu,menekankan bahwa patroli ini adalah bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Ia juga mengajak peran aktif orang tua dan tokoh masyarakat dalam mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari.

“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting untuk mencegah anak-anak muda terlibat dalam aktivitas negatif,” tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved