Nelayan Luwu Ditemukan Selamat Setelah Terjatuh dari Kapal saat Cuaca Buruk
Aldi dilaporkan terjatuh ke laut saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut, Jumat (8/5/2026) dini hari
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Nelayan asal Dusun Ponrang, Desa Tirowali, Kecamatan Ponrang, bernama Aldi (23), sempat dilaporkan hilang
- Aldi dilaporkan terjatuh ke laut saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut, Jumat (8/5/2026) dini hari
- Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan sejak Kamis (7/5/2026) malam.
Hujan lebat mengguyur sebagian wilayah Luwu.
Selain memicu banjir, cuaca ekstrem juga berdampak pada gelombang pasang laut.
Seorang nelayan asal Dusun Ponrang, Desa Tirowali, Kecamatan Ponrang, bernama Aldi (23), sempat dilaporkan hilang di perairan Teluk Bone.
Aldi dilaporkan terjatuh ke laut saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut, Jumat (8/5/2026) dini hari.
Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan.
Tim SAR gabungan menemukan Alsi setelah beberapa jam dilakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.
Kasat Polairud Polres Luwu, Iptu Alfian Mahajir, mengatakan laporan kehilangan diterima pihaknya pada Jumat sekitar pukul 11.15 Wita.
“Seorang warga bernama Sanuddin datang melapor ke Kantor Polairud Polres Luwu terkait hilangnya anaknya saat melaut di perairan Teluk Bone,” kata Alfian, Jumat siang.
Menurut Alfian, peristiwa itu bermula saat Aldi bersama tiga anak buah kapal (ABK) lainnya sedang melaut.
Namun, kondisi cuaca mendadak berubah ekstrem dengan gelombang tinggi dan arus laut yang deras.
Dalam situasi panik, sambung Alfian, para nelayan berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke perahu lain yang berada di dekat mereka.
“Tiga ABK lainnya berhasil naik ke perahu lain, namun korban atas nama Aldi diduga tidak berhasil mencapai perahu yang dituju sehingga jatuh ke laut,” akunya.
Warga yang berada di sekitar lokasi disebut sempat melempar jeriken ke arah korban untuk dijadikan pelampung agar Aldi dapat bertahan di tengah gelombang tinggi.
| Banjir Rendam 8 Desa di Luwu, 300 Rumah Terdampak, Jalur Trans Sulawesi Macet |
|
|---|
| Banjir Terjang Dua Desa dan Satu Kelurahan di Larompong Luwu, Air Keruh Bercampur Lumpur |
|
|---|
| Harga Aspal Naik 40 Persen, Target Pengaspalan Jalan di Luwu Bakal Dipangkas |
|
|---|
| Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem Tutup Jalan Poros Bantaeng-Bulukumba |
|
|---|
| Buaya Teror Warga Ussu Lutim Pasca Banjir, Bikin Resah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260508-Iptu-Alfian-Mahajir.jpg)