Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Target IP 300, Bupati Luwu Patahuddin Minta OPD Ikut Pantau Sawah

Patahuddin memaparkan peta jalan pembangunan ekonomi Luwu yang fokus pada intensifikasi lahan sawah dan revitalisasi perkebunan kakao

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
BUPATI LUWU - Bupati Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Patahuddin saat ditemui Tribun-Timur.com di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2026). Ia menargetkan IP 300 di Luwu dalam waktu dekaf bisa terwujud. 

Ringkasan Berita:
  • Patahuddin menargetkan Indeks Pertanaman (300) dalam waktu dekat
  • Peta jalan pembangunan ekonomi Luwu yang fokus pada intensifikasi lahan sawah dan revitalisasi perkebunan kakao
  • Luwu saat ini mengelola sekitar 40.000 hektar lahan sawah

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Pemerintah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan di bawah komando Bupati Patahuddin tancap gas memacu sektor pertanian dan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Tak main-main, Patahuddin menargetkan Indeks Pertanaman (300) dalam waktu dekat.

Sekaligus mengembalikan Luwu sebagai sentra kakao nasional seperti era 90-an dengan program penanaman jutaan pohon.

Patahuddin memaparkan peta jalan pembangunan ekonomi Luwu yang fokus pada intensifikasi lahan sawah dan revitalisasi perkebunan kakao.

Kata Patahuddin, Luwu saat ini mengelola sekitar 40.000 hektar lahan sawah.

Luas lahan persawahan ini menjadikannya sebagai pemilik lahan terluas kedua hingga kelima di Sulawesi Selatan.

"Kontribusi sektor padi sawah kita di atas 50 persen terhadap ketahanan pangan dan surplus produksi," ujar Patahuddin saat ditemui di ruang kerjanya, seusai salat duhur, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 14.51 Wita siang.

Untuk mendongkrak produktivitas, Patahuddin akan membentuk Brigade Tani.

Langkah ini dilakukan demi menarik keterlibatan pemuda mengurusi padi di sawah.

Tidak hanya itu, Ketua DPD II Golkar Luwu itu juga berencana melibatkan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD).

Keterlibatan lintas OPD, kata dia, diharapkab dapat menunjang koordinasi demi kelancaran produksi padi.

"Seperti misalnya, Dinas PUPR, harus juga ikut terlibat. Mengecek langsung, seperti bagaimana jalan dan irigasi, apakah sudah memadai untuk kelancaran petani," jelas Patahuddin.

Apalagi Patahuddin kini menargetkan Indeks Penanaman 300 bisa tercapai.

Itu artinya, dalam setahun petani padi di Luwu akan melaksanakan tiga kali panen.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved