Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Fenomena El Nino 2026: Luwu Rawan Longsor, Wajo Siaga Kebakaran

Di saat sejumlah daerah mengalami kekeringan, wilayah Luwu justru masih berpotensi diguyur hujan.

TRIBUN-TIMUR.COM/Jabal Qubais
KEBAKARAN RUMAH - Babinsa Wiringpalennae, Koptu Sulfa saat berada di lokasi kebakaran 7 unit rumah di lingkungan Tonrongnge, Kelurahan Wiringpalennae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Jumat (18/7/2025) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sembilan kecamatan di Kabupaten Luwu, dipetakan rawan longsor.

BPBD Luwu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat peralihan musim.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Luwu, Karyadi, mengatakan potensi longsor perlu diantisipasi sejak dini.

Apalagi kondisi cuaca di Luwu memiliki karakteristik yang berbeda dibanding daerah lain.

“Khusus di Luwu, kita memiliki cuaca yang tidak menentu,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, musim kemarau di Luwu tidak terlalu terasa.

Di saat sejumlah daerah mengalami kekeringan, wilayah Luwu justru masih berpotensi diguyur hujan.

Meski demikian, potensi bencana tetap perlu diwaspadai.

Karyadi menyebut ancaman yang paling mungkin terjadi saat kemarau adalah gagal panen.

Terutama pada sektor pertanian padi dan perkebunan yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

Selain itu, musim kemarau juga berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Kondisi tanah kering juga bisa menyebabkan retakan.

“Retakan tanah ini berpotensi memicu longsor saat musim hujan tiba,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat diminta mulai melakukan langkah antisipasi sejak dini.

Terutama dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved