Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wawan Mattaliu: Kursi Ketua DPC PKB se-Luwu Raya Menunggu Restu Elit Partai

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulsel telah membentuk Tim 5 untuk menjaring bakal calon ketua.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
MUSCAB PKB - Wakil Ketua PKB Sulsel, Wawan Mattaliu saat ditemui di Sekretariat PKB Sulsel, Makassar. Sebanyak 100 kandidat calon Ketua DPC PKB se-Sulsel bakal menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebagai bagian dari tahapan Muscab 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Peta politik di wilayah Luwu Raya meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo mendadak hangat.

Sebab, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi memusatkan musyawarah cabang (Muscab) di Hotel Banua Wisata, Kota Palopo, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita pagi.

Muscab ini akan menjadi etalase calon pemimpin partai berlambang kakbah itu diperkenalkan.

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulsel telah membentuk Tim 5 untuk menjaring bakal calon ketua.

Tim 5 ini diketuai Syamsu Rizal yang juga anggota DPR RI Fraksi PKB.

Ia ditunjuk untuk menjalankan Muscab sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan partai.

Anggota Tim 5, Wawan Mattaliu, menyebut, dari empat daerah di Luwu Raya, lahir 12 nama bakal calon ketua.

Daftar bakal calon ketua inilah yang kemudian dikirim ke DPP sebelum akhirnya ditetapkan menjadi calon ketua pada Muscab besok.

"Kemarin kami dari tim 5 Muscab PKB, sudah kirim nama ke DPP PKB bulan lalu. Kemudian nama-nama ini akan diverifikasi lewat Muscab," ungkapnya kepada Tribun-Timur.com, saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).

Kata Wawan, DPP berwenang melakukan filterisasi sebelum akhirnya calon ketua baru maju ke gelanggang Muscab.

Filterisasi itu ditentukan dengan matriks penilaian yang sudah disiapkan pengurus elit PKB.

"Jadi memang kita di PKB untuk menentukan calon ketua ini butuh pembacaan yang agak panjang. Karena ini menentukan nasib 5 tahun kedepan," beber Wakil Ketua DPW PKB Sulsel itu.

Ia menambahkan, secara teknis Muscab DPC PKB se-Luwu Raya tak mengenal sistem voting.

Penilaian akan berfokus pada kelayakan calon ketua menurut matriks penilaian DPP ditambah dengan hasil Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK).

Para calon ketua akan diuji dengan menjalani dua kali UKK.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved