Provinsi Luwu Raya
Ajakan Demo Serentak Pemekaran Luwu Raya Beredar, Waspada Macet Total Batas Luwu-Wajo
Diperkirakan akan ada aksi berskala besar di wilayah Luwu Raya (Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur).
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Ringkasan Berita:
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Beredar pamflet berisi ajakan untuk berunjuk rasa pada Jumat (23/1/2026).
Undangan itu ditujukan bagi warga 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Demonstrasi itu bertujuan mendesak pemerintah pusat agar membentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah.
Usulan DOB kembali mengemuka jelang Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80.
Diperkirakan akan ada aksi berskala besar di wilayah Luwu Raya (Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur).
Proyeksi aksi itu diungkapkan salah satu demonstran di perbatasan Kota Belopa, Luwu.
Kata dia, gelombang unjuk rasa akan dilaksanakan sampai DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah terealisasi.
"Perjuangan kita tidak tidak akan berhenti di sini. Kita pastikan tanggal 23 Luwu Raya lockdown," jelas salah satu orator dihadapan masyarakat dan Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.46 Wita.
Baca juga: Demo DOB Luwu Raya Menguat Jelang HJL ke-758, Jalur Makassar-Palopo Terancam Lumpuh
Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, mengaku, pihaknya telah menerima dua surat perizinan aksi.
Lokasinya berada di gapura perbatasan Kabupaten Luwu-Wajo, Desa Batulappa, Kecamatan Larompong Selatan.
Dan titik kedua berada di Desa Salu Paremang, Kecamatan Kamanre.
Alumnus Akpol 2004 itu menyebut, Polres Luwu masih berkoordinasi untuk menyiapkan jumlah personel yang akan berjaga saat aksi.
"Sedang kami koordinasikan," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (22/1/2025) sekitar pukul 14.41 Wita siang.
Menurut Adnan, nyaris tak ada jalur alternatif bagi pengendara yang akan melintas di perbatas Luwu-Wajo.
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260122-Ajakan-Demo-Luwu-Raya.jpg)