Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Demo DOB Luwu Raya Menguat Jelang HJL ke-758, Jalur Makassar-Palopo Terancam Lumpuh

Aksi menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah diprediksi membesar pada 23 Januari 2026.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR/Muh. Sauki Maulana
PROVINSI LUWU RAYA - Kasat Lantas Polres Luwu, Sulawesi Selatan, AKP Syarifuddin saat ditemui di lokasi aksi perbatasan Kota Belopa, Rabu (21/1/2026). Diperkirakan akan ada aksi besar-besaran di momen Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 diperingati pada Jumat 23 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Peringatan Hari Jadi Luwu ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu, Sulsel ke-80 pada 23 Januari 2026 diperkirakan diwarnai demonstrasi besar-besaran menuntut DOB Provinsi Luwu Raya dan Luwu Tengah. 
  • Aksi berpotensi melumpuhkan jalur Makassar-Palopo. 
  • Polisi mengimbau masyarakat menunda perjalanan jika tidak mendesak. DPRD Luwu menyatakan komitmen mengawal aspirasi melalui jalur diplomasi.


TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 diperingati, Jumat 23 Januari 2026.

Diperkirakan, jalan di Luwu, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur akan lumpuh total oleh pendemo.

Sebab, akan ada demonstrasi berskala besar menuntut Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Luwu Tengah.

Proyeksi demo itu diutarakan salah satu demonstran kala aksi di batas Kota Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Mereka memblokade Jalan Poros Makassar-Palopo dengan batang kayu dan mobil komando.

Spanduk bertulis 'Selamat Datang di Kabupaten Luwu, Provinsi Luwu Raya' sekitar 15 meter dibentangkan di tugu batas kota.

Asap hitam juga mengepul, pertanda ban bekas dibakar.

Mereka menuntut, pemerintah pusat segera merealisasikan janji provinsi diberikan Presiden Soekarno kepada Datu Luwu Andi Djemma pasca kemerdekaan.

"Perjuangan kita tidak tidak akan berhenti di sini. Kita pastikan tanggal 23 Luwu Raya lockdown," jelas salah satu orator dihadapan masyarakat dan Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.46 Wita.

Kabar adanya demonstrasi berskala besar dua hari kedepan, dibenarkan Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Syarifuddin.

Kata dia, aksi ini diperkirakan akan terjadi di daerah Luwu Raya (Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur).

"Memang sudah ada informasi masuk akan ada aksi besar-besaran di Luwu Raya di tanggal 23 Januari mendatang. Mulai Kabupaten Luwu sampai Luwu Timur," bebernya saat ditemui.

Kendati demikian, ia mengimbau agar pengguna jalan yang tak memiliki keperluan mendesak, agar menunda aktivitasnya.

"Maka, kami memberi imbauan kepada pengguna jalan khususnya yang akan melintas hari itu, terutama di Luwu Raya, kalau memang tidak penting kegiatannya agar ditunda dulu untuk keamanan dan ketertiban," ungkapnya.

Menurutnya, khusus Luwu, dikabarkan akan ada aksi di perbatasan Luwu-Wajo di Kecamatan Larompong Selatan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved