Spanduk 'Selamat Datang Provinsi Luwu Raya' Dibentang di Jalur Trans Sulawesi
Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu menggelar aksi di perbatasan Luwu-Wajo. Mereka menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN TIMUR/Muh. Sauki Maulana
PROVINSI LUWU RAYA – Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu memblokir jalur Trans Sulawesi di perbatasan Luwu-Wajo, Kamis (15/1/2026). Mereka menuntut pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Ia menerangkan, pembentukan Provinsi Luwu Raya akan berdampak langsung pada pemerataan pembangunan.
Termasuk pembangunan dalam sektor pendidikan maupun kesehatan, yang dirasa tak merata.
Apalagi, menurutnya Luwu Raya sudah cukup banyak memberikan kontribusi besar bagi pemerintah.
Kata dia, 40 persen pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Sulawesi Selatan berasal dari wilayah Luwu Raya.
Dianyaranya Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwi Timur.
"Tapi apa yang kita dapat, kita masih merasakan pembangunan tidak berpihak kepada kita semua," katanya. (*)
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana
Baca Juga
| Siapa Layak Dipertahankan? Persija Jakarta Incar Tiga Pemain Bintang PSM Makassar |
|
|---|
| Turun Lagi, Harga Emas Antam Hari Ini di Kota Makassar Rp 2,7 Juta |
|
|---|
| Harga Emas Antam Hari Ini di Kota Makassar Senin 18 Mei 2026 dari 0,5 hingga 1000 gram |
|
|---|
| PKL Terdampak Penertiban di Panakkukang Diarahkan ke Pasar Toddoppuli dan CFD Boulevard |
|
|---|
| Antisipasi Banjir Makassar, Ketua RT RW Siaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-15-januari-luwe-raya.jpg)