Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pernikahan Lintas Negara

Pernikahan Lintas Benua Hebohkan Warga Luwu, Calon Suami Tinggi 2,08 Meter

Warga Luwu heboh menyaksikan pernikahan lintas benua. Calon suami tinggi 2,8 meter dan mantan atlet basket jadi pusat perhatian.

|
TRIBUN TIMUR/Muh. Sauki Maulana
PERNIKAHAN LINTAS BENUA - Muhammad Muhajir Nur (35), kakak mempelai perempuan, menjelaskan pernikahan Alifah Walidain Nur dengan Malik Maluil-Kuel Jok asal Sudan Selatan di Kantor KUA Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, Senin (22/12/2025). Pernikahan lintas benua ini menarik perhatian warga setempat. 

Ringkasan Berita:
  • Alifah Walidain Nur (29) warga Luwu menikah dengan Malik Maluil-Kuel Jok (29) asal Sudan Selatan, Sabtu (20/12/2025). 
  • Prosesi akad nikah khidmat sesuai adat Luwu dan syariat Islam. 
  • Malik tinggi 2,8 meter, mantan atlet basket, dan komunikasi berjalan lancar tanpa hambatan bahasa.
 

 
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Pernikahan lintas benua menghebohkan warga Kelurahan Noling, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Warga Dusun Salumakarra, Alifah Walidain Nur, dipersunting pria asal Sudan Selatan, Malik Maluil-Kuel Jok.

Prosesi akad nikah mereka digelar Sabtu (20/12/2025).

Pernikahan tersebut mengundang rasa penasaran warga karena tergolong tak biasa.

Selain berasal dari dua benua berbeda, sosok Malik dengan perawakan fisik tinggi dan besar menjadi perhatian.

Tinggi pria berusia 32 tahun itu mencapai 2,08 meter.

Karena itu, Malik kerap diminta berfoto oleh warga yang datang menyaksikan prosesi akad nikah.

Kakak kandung mempelai perempuan, Muhammad Muhajir Nur (35), mengungkapkan Alifah merupakan anak ketiga dari lima bersaudara.

Ia adalah satu-satunya anak perempuan dalam keluarga pasangan Abdul Rahman Nur dan Wahidah.

“Adek ini, anak ketiga dari lima bersaudara. Satu-satunya anak perempuan di keluarga. Namanya Alifah Walidain Nur (29),” ujar Muhajir saat ditemui di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bua Ponrang, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 12.12 Wita.

Ia menjelaskan rencana pernikahan tersebut telah melalui proses komunikasi panjang.

Kata Muhajir, komunikasi antar keluarga telah terjalin sejak tiga bulan terakhir.

Dari komunikasi itu, akhirnya ditetapkan tanggal akad nikah Alifah dan Malik.

“Pernikahannya berlangsung tanggal 20 Desember, proses awalnya sudah dari tiga bulan lalu. Sudah mulai ada komunikasi, sehingga ditetapkan tanggal,” akunya.

Ia menambahkan prosesi pernikahan tetap dijalankan sesuai adat dan syariat Islam.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved