Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

Dukungan Pemekaran Provinsi Luwu Raya dari Pegunungan Lutra

Harapan akan pemerataan pembangunan, peningkatan ekonomi, serta kemudahan akses layanan publik menjadi alasan utama.

Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini
LUWU RAYA - Warga Luwu Utara, Maya (kiri) dan perwakilan masyarakat adat Rongkong, Abd Wahid (kanan). Mereka menyatakan dukungan terhadap pemekaran Provinsi Luwu Utara. 

Ia berharap kepala daerah di wilayah Luwu Raya dapat menjadi representasi masyarakat dalam melakukan komunikasi politik di tingkat provinsi hingga pusat.

“Kalau bicara siapa yang paling bertanggung jawab, menurut kami semua harus bertanggung jawab. Tapi kepala daerah harus tampil mewakili masyarakat untuk melakukan komunikasi politik ke tingkat atas,” jelasnya.

Menurut Abd Wahid, pembentukan Provinsi Luwu Raya akan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat adat, terutama dari sisi perekonomian dan pelayanan administrasi.

“Masyarakat adat selama ini sangat rentan dimiskinkan. Kami berharap dengan provinsi baru, negara bisa lebih dekat hadir untuk masyarakat adat. Yang paling terasa nanti adalah perubahan ekonomi dan kemudahan pengurusan administrasi,” terangnya.

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan yang selama ini dirasakan masyarakat adat di wilayah pegunungan.

“Akses dari ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ke wilayah pegunungan kami sangat jauh. Kami berharap dengan Provinsi Luwu Raya, akses lebih dekat dan pembangunan infrastruktur bisa lebih berkeadilan,” tambahnya.

Abd Wahid menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh unsur pemerintahan bekerja maksimal dan bersinergi demi terwujudnya Provinsi Luwu Raya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved