Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Luwu Raya

KKLR Minta Wija to Luwu Solid, Dokumen Provinsi Luwu Raya Dikebut

Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) menyebut pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya memasuki masa krusial.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PROVINSI LUWU RAYA - Pertemuan antara Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya Sulawesi Selatan (BPW KKLR Sulsel), Hasbi Syamsu Ali (baju hitam) dengan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KKLR, Arsyad Kasmar (baju kuning) di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur. Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) menyebut pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya memasuki masa krusial. 

Apalagi pasca rangkaian aksi demonstrasi masif yang berlangsung pada Januari lalu.

“Kami sangat mengapresiasi aksi-aksi demonstrasi yang dilakukan kawan-kawan di Luwu Raya. Berkat aksi itulah, aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya terdengar lebih nyaring di pemerintah pusat,” bebernya.

Kendati demikian, Hasbi meminta model gerakan blokade jalan di lapangan mulai dikurangi.

Ia menilai, gerakan yang mendulang simpatik warga luas bisa lebih diutamakan.

Apalagi seiring dengan masuknya perjuangan pada tahap pemenuhan dokumen administratif.

“Saat ini kita fokus pada kerja-kerja administratif. Karena itu, kami mengimbau agar aksi-aksi seperti blokade jalan yang berpotensi menyulitkan masyarakat mulai dikurangi, dan digantikan dengan gerakan yang lebih simpatik untuk meraih dukungan publik yang lebih luas,” katanya, yang diamini Ketua Umum BPP KKLR, Arsyad Kasmar.

Hasbi yang juga Koordinator Wilayah BPP-DOB Luwu Raya menegaskan bahwa kekompakan yang terbangun saat ini merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk menyukseskan perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

“Sudah saatnya kita tinggalkan perbedaan, friksi, dan konflik internal. Mari bersatu untuk tujuan besar, yakni pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya. Untuk Luwu Tengah, Insya Allah seluruh persyaratan administratif sudah siap. Untuk Provinsi Luwu Raya, inilah yang sedang kita persiapkan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahapan berikutnya akan memasuki fase yang lebih krusial dan membutuhkan dukungan pembiayaan serta logistik perjuangan.

“Kami telah meluncurkan Program Seribu, Sepuluh Ribu, atau Seratus Ribu untuk Provinsi Luwu Raya yang disingkat Serbu Luwu Raya. Program ini akan segera kami sosialisasikan kepada seluruh Wija to Luwu di manapun berada. Ini adalah perjuangan kita bersama,” pungkas Hasbi.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved