Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Luwu Raya

Tomas Larompong Selatan Anton Dukung DOB Luwu Raya: Kalau Tidak Tutup Jalan, Tidak Didengar

Aksi demonstrasi elemen masyarakat, pemuda, dan mahasiswa menuntut Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya-Kabupaten Luwu Tengah

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PROVINSI LUWU RAYA - Aksi demonstrasi elemen masyarakat, pemuda, dan mahasiswa menuntut Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya-Kabupaten Luwu Tengah terus menggema di Kabupaten Luwu. Aliansi Masyarakat Luwu Raya kembali berunjuk rasa di Jl Poros Makassar-Palopo, Kelurahan Benepute, Kecamatan Larompong Selatan. 

Salah satu demonstran mengaku agenda ini menjadi lanjutan setelah aksi unjuk rasa yang dilakukan pada, Jumat (23/1/2026) lalu.

Bertepatan dengan momen Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80.

Aksi unjuk rasa itu sempat viral setelah demonstran dibantu warga sekitar kompak mengecor badan jalan dengan tumpukan batu dan semen.

"Ini aksi kedua, setelah melakukan aksi sebelumnya di batas Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo," ujarnya.

Demonstran itu menambahkan, adanya DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah jadi satu jalan bagi pemerataan pembangunan.

Ia mencontohkan keadaan Kecamatan Seko dan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, yang selama ini merana.

Salah satunya marena akses jalan menuju kampung yang sangat ekstrem.

Di Seko dan Rampi juga dikenal "ojek termahal di Indonesia".

Biayanya bahkan bisa menyentuh Rp900 ribu hingga Rp1 juta untuk sekali antar.

"Selain pemerataan pembangunan, kita juga melihat fakta sejarah. Presiden Soekarno memberikan janji kepada Datu Luwu Andi Djemma untuk menjadi daerah yang merdeka atau otonomi khusus," terangnya.

Demonstran itu juga menyentil sikap Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman yang tak menunjukkan empati kepada perjuangan Wija to Luwu.

"Kita melihat, aksi demonstrasi yang terjadi di Walmas selama lima hari kemarin. Tapi kita melihat reaksi Gubernur Sulsel Andi Sudirman malah sibuk bermain bola," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved