Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

Luwu Raya Berpotensi Keluar, Sulsel Diminta Perkuat Komoditas Ekspor Lain

Ketergantungan Sulsel pada nikel membuat ekonomi daerah rentan. GPEI mendorong Pemprov Sulsel mengembangkan komoditas ekspor lain.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
NIKEL SULSEL - Ketua GPEI Sulselbar, Arief R Pabettingi, mendorong Pemprov Sulsel memperkuat dan mengembangkan komoditas ekspor selain nikel, termasuk rempah-rempah dan perkebunan, serta meningkatkan nilai tambah melalui industrialisasi.  GPEI mendorong Pemprov Sulsel mengembangkan komoditas ekspor lain. 

-Dinas Perkebunan.

Hal itu untuk mendorong pengembangan komoditas unggulan dari hulu hingga hilir.

Selain memperluas jenis komoditas, Arief juga menyoroti pentingnya peningkatan nilai tambah melalui industrialisasi.

Selama ini, ekspor Sulsel masih didominasi bahan mentah atau raw material.

“Kalau diekspor hanya bahan baku, nilainya kecil. Harus diolah menjadi setengah jadi atau produk jadi, supaya nilai jualnya melonjak,” jelasnya.

Sebagai contoh, cengkeh dapat diolah menjadi minyak atsiri atau minyak cengkeh, bahan dasar industri parfum dan kosmetik bernilai tinggi.

Hal serupa berlaku pada merica dan rempah lain, yang selama ini hanya diekspor sebagai bahan dasar pengawet makanan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, kontribusi nikel terhadap total ekspor Desember 2025 mencapai 62,29 persen.

Aktivitas pertambangan dan pengolahan nikel sebagian besar berlokasi di Luwu Timur, yang secara geografis masuk wilayah Luwu Raya.

Selain nikel, wilayah ini juga mendukung rantai pasok komoditas lain, seperti hasil perikanan, garam, serta bahan tambang nonmigas.

Secara tahunan, ekspor nikel Sulsel sepanjang Januari–Desember 2025 naik 1,63 persen, meski komoditas lain seperti besi dan baja turun 42,83 persen.

Dari sisi pelabuhan, Pelabuhan Malili di Luwu Timur menjadi pintu utama ekspor Sulsel dengan kontribusi 62,29 persen dari total ekspor Desember 2025.

Jumlahnya jauh melampaui Pelabuhan Makassar yang menyumbang 32,02 persen. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved