Provinsi Luwu Raya
BBM dan LPG Langka di Lutra-Lutim, Pertamina Imbau Warga Tak Panic Buying
Kelangkaan BBM dan LPG di Luwu Utara–Luwu Timur akibat terganggunya distribusi, Pertamina tambah pasokan dan imbau warga bijak membeli…
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Penutupan akses Jalan Trans Sulawesi pekan lalu membuat distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara-Luwu Timur , Sulsel, terganggu.
- Antrean panjang di SPBU dan kelangkaan LPG 3 kg berdampak pada sopir angkutan serta rumah tangga.
- Pertamina menambah pasokan BBM dan LPG, mengoperasikan FT Palopo lebih lama, serta menggelar operasi pasar.
- Warga diimbau tidak melakukan panic buying agar distribusi segera normal.
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU UTARA - Penutupan akses Jalan Trans Sulawesi di sejumlah titik di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara terjadi akibat aksi unjuk rasa pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya pekan lalu.
Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG).
Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan di SPBU serta kelangkaan LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram di Luwu Utara dan Luwu Timur.
Antrean panjang berdampak langsung pada aktivitas sopir angkutan umum.
Waktu kerja mereka banyak tersita untuk menunggu pengisian BBM sehingga perjalanan berkurang dan pendapatan harian menurun.
Risal (44), sopir angkutan umum di Luwu Utara, mengatakan antrean panjang BBM sudah menjadi pemandangan sehari-hari.
“Biasanya antre sampai dua jam. Kadang datang sore, baru dapat BBM sampai malam,” kata Risal, Rabu (4/2/2026).
Sebelum antrean terjadi, ia mampu melayani penumpang hingga dua kali perjalanan pulang-pergi dalam sehari.
Kini sebagian besar waktunya habis di SPBU.
Meski pendapatan menurun, para sopir memilih tidak menaikkan tarif angkutan karena khawatir memberatkan penumpang.
Sebagian penumpang menunjukkan empati dengan memberi tambahan biaya secara sukarela.
Selain BBM, warga juga mengeluhkan kelangkaan LPG bersubsidi.
Mirna, seorang ibu rumah tangga, mengatakan gas melon sulit diperoleh dalam sepekan terakhir dan harganya melonjak hingga Rp40 ribu per tabung.
“Harus mutar cari di mana ada, itu pun harganya sampai Rp40 ribu per tabung,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan distribusi BBM dan LPG ke Luwu Utara dan Luwu Timur mulai berangsur pulih setelah akses jalur utama kembali terbuka.
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-4-FEB-PERTAMINA.jpg)