Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

Luwu Raya Tak Pisah Dalam Budaya, Datu Luwu ke-40 Ceritakan 3 Raja Duduk Bareng Demi NKRI

Jajaran elit dari Bupati dan Wali Kota hingga dewan di kursi legislatif menyatukan suara pemekaran Luwu Raya dari Sulsel

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com
PROVINSI LUWU - Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau Opu To Bau dalam acara pengukuhan Wija We Ummu Datu Larompong di Hotel The Rinra, Jl Metro Tj Bunga No 2, Kelurahan Panambungan,Kecamatan Mariso, Kota Makassar pada Senin (26/1/2026) siang. Dirinya menyebut Luwu Raya sudah saatnya mekar sebagai Provinsi, namun dalam konteks budaya dan sejarah tetap bagian dari Sulsel 

Ringkasan Berita:
  • Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau Opu To Bau ikut mendukung berdirinya Provinsi Luwu Raya
  • Ia menyebut dalam konteks Budaya, Luwu Raya tetap menjadi bagian sejarah panjang Sulsel
  • Luwu Raya tetap menjadi bagian perjuangan kemerdekaan bersama masyarakat Bugis dan Makassar

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Luwu Raya deklarasi gerakan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Desakan dari elemen masyarakat Luwu memanas. Massa aksi turun ke jalan menyuarakan tuntutan pemekaran.

Jajaran elit dari Bupati dan Wali Kota hingga dewan di kursi legislatif menyatukan suara.

Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau Opu To Bau ikut mendukung berdirinya Provinsi Luwu Raya.

Dalam pengukuhan Wija We Ummu Datu Larompong, Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau kembali menyuarakan niat berpisah dari Sulsel.

Niat itu disampaikan depan Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman.

Datu Luwu Andi Maradang Mackulau menyebut dalam konteks Budaya, Luwu Raya tetap menjadi bagian sejarah panjang Sulsel.

Luwu Raya tetap menjadi bagian perjuangan kemerdekaan bersama masyarakat Bugis dan Makassar.

"Di Tanah Luwu, kami telah sepakat bahwa kami bukan ingin melepaskan diri dalam konteks budaya, tidak mungkin. Karena datu Luwu Andi Djemma, Mangkau ri Bone, Somba ri Gowa sebelum kemerdekaan ini duduk bersama demi negara ini. Tidak mungkin kita berpisah dari negara ini," kata Andi Maradang Mackulau didepan Jufri Rahman dalam acara di Hotel The Rinra, Jl Metro Tj Bunga No 2, Kelurahan Panambungan,Kecamatan Mariso, Kota Makassar pada Senin (26/1/2026) siang.

Hanya saja, selama ini masyarakat Luwu Raya mendapat perlakuan timpang.

Dalam hal pembangunan dinilai jauh dari pemerataan di Sulsel.

Sehingga dengan hadirnya Provinsi Luwu Raya, Datu Luwu Andi Maradang Mackulau meyakini akan memberikan keadilan bagi Wija to' Luwu.

"Kami ingin jadikan rakyat kami adil dan bermanfaat, dan dalam hukum UU tidak ada bisa larang orang punya niat baik kedepan," jelas Andi Maradang Mackulau.

Anggota DPRD Sulsel Daerah Pemilihan (Dapil) XI, Asni, memandang gelombang unjuk rasa tersebut sebagai wujud ketulusan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved