Provinsi Luwu Raya
Batas Luwu-Wajo Diblokade, Massa Duduki dan Cor Jalan Trans Sulawesi hingga Malam Hari
Demo massa dari berbagai eleman di serentak di Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan kota Palopo menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Itu dilakuan sebagai bentuk keteguhan dan kekompakan perjuangan.
“Walaupun sampai malam, kami tetap bertahan. Kami juga melaksanakan salat Magrib berjamaah di jalan sebagai wujud bahwa perjuangan ini dilakukan secara damai dan bermartabat,” ujarnya kepada awak media.
Usai salat berjamaah, massa aksi kemudian makan bersama dengan menyantap makanan dan minuman yang dibawa oleh warga sekitar.
Dukungan masyarakat terlihat nyata dengan hadirnya berbagai hidangan seperti roti, gorengan, kopi, dan makanan ringan lainnya.
“Alhamdulillah, banyak warga sekitar yang peduli dan membawa makanan untuk kami,” tambah Irwansyah.
Aksi tersebut menimbulkan simpati luas dari warga setempat.
Masyarakat berharap perjuangan pemekaran Luwu Raya ini tidak berhenti di tengah jalan dan dapat terus berlanjut hingga tuntutan tersebut benar-benar terwujud.
Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan dan situasi terpantau tetap kondusif.
Pimpinan DPRD Datangi Kantor Kemendagri
Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali mengaku, pihaknya ikut mengawal aspirasi masyarakat Tana Luwu.
Menurutnya, pimpinan legislator daerah se Luwu Raya (Luwu, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur) telah menandatangani komitmen pembentukan DOB Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.
"Kami sudah meminta audiensi dengan Kementerian Dalam Negeri. Dan alhamdulillah, kami pimpinan DPRD se Luwu Raya akan dijadwalkan tanggal 26-27 Januari 2026," jelasnya saat ditemui lokasi aksi, Jumat (23/1/2026).
Politisi Partai Nasdem itu mengaku, pertemuan itu akan membahas dua agenda.
Salah satunya usulan tentang revisi Undang-undang Nomor 23 tentang Pemerintahan Daerah.
"Dan agenda kedua mengenai usulan pemekaran daerah," akunya.
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260123-Blokade-jalan-di-Wajo-Luwu.jpg)