Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

Aksi DOB Luwu Raya-Luwu Tengah Memanas di Walmas, Jalan Trans Sulawesi Diblokade Pohon Tumbang

Aksi tuntutan DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah memanas di Walenrang Utara.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
PROVINSI LUWU RAYA - Aksi demonstrasi menuntut Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah memanas. Demonstran menutup badan jalan Trans Sulawesi di Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, Luwu. 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Aliansi Wija to Luwu menggelar aksi demonstrasi menuntut pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah di Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, Luwu, Sulsel. 
  • Aksi berlangsung panas setelah massa menumbangkan pohon dan menutup Jalan Trans Sulawesi. 
  • DPRD Luwu dan DPRD se-Luwu Raya menyatakan komitmen mengawal aspirasi hingga ke Kementerian Dalam Negeri.

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU -  Aksi demonstrasi menuntut pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah berlangsung panas di Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026).

Puluhan elemen organisasi mahasiswa dan masyarakat menutup badan Jalan Trans Sulawesi dengan menumbangkan satu batang pohon ke tengah jalan.

Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas lumpuh sementara dan kendaraan tak dapat melintas.

Pantauan Tribun-Timur.com di lokasi, massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Wija to Luwu masih bertahan di titik demonstrasi hingga sore hari.

Mereka menegaskan tidak akan membubarkan diri sebelum tuntutan disuarakan secara terbuka.

Aksi penutupan jalan dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya pembangunan di wilayah Walenrang-Lamasi (Walmas) yang berada di utara Kabupaten Luwu.

Wilayah ini berjarak sekitar 76 kilometer dari Kota Belopa.

Jenderal Lapangan Aliansi Wija to Luwu, Alif Nugraha, mengatakan tuntutan utama massa aksi adalah pembentukan Kabupaten Luwu Tengah sebagai DOB.

“Kami meminta DOB Luwu Tengah karena lambatnya pembangunan, sekaligus demi mempercepat pelayanan publik,” beber Alif di lokasi aksi.

Ia menambahkan, tuntutan lainnya adalah pembentukan Provinsi Luwu Raya yang dinilai penting untuk mengatasi ketimpangan pembangunan.

“Yang kedua kami menuntut adanya Provinsi Luwu Raya, sebab selama ini kami memandang adanya ketimpangan ekonomi, pendidikan, dan politik dari Provinsi Sulawesi Selatan,” bebernya.

Baca juga: 4 Titik Aksi DOB Luwu Raya-Luwu Tengah di Luwu, Polres Siagakan 260 Personel

Alif menyebut Aliansi Wija to Luwu terdiri dari berbagai organisasi.

Di antaranya:

-PP IPMIL Raya

-PP IPMIL Luwu

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved