Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilihan Ketua RT RW

LSKP Temukan Banyak TPS Terlambat Dibuka dan Warga Tak Masuk DPT Pemilihan Ketua RT di Makassar

Koordinator Pemantau LSKP, Alfiana, mengatakan pelaksanaan pemungutan suara menunjukkan banyak ketidaksiapan panitia pemilihan.

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
PEMILIHAN RT - Suasana penghitungan suara dalam pemilihan RT dan RW di RW 09, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar, Rabu (3/12/2025) siang. Dua RT di wilayah tersebut tidak melaksanakan pemilihan umum (pemilu), hal ini lantaran hanya ada satu kandidat yang mendaftar.  

Lalu, Pada Kecamatan Panakkukang, LSKP mendapat laporan adanya ajakan memilih calon tertentu karena merupakan kerabat dekat RT setempat.

Sementara di RT 03 RW 01 Rappocini, ditemukan aktivitas kampanye yang masih berlangsung di Hari H.

Direktur LSKP, M Kafrawy Saenong, menegaskan banyak TPS yang tidak memenuhi standar tempat pemilihan.

“Di Sangkarrang dilaksanakan di halaman sekolah pada jam belajar, di Rappocini ada yang di masjid, bahkan di halaman rumah warga,” jelasnya.

Sementara itu, Peneliti LSKP, Asmiati, menyoroti aksesibilitas TPS yang tidak ramah disabilitas, lansia, maupun ibu hamil. 

Misalnya di RW 05 Kecamatan Manggala, pemilih harus naik tangga untuk menuju TPS.

Meski begitu, LSKP mengajak seluruh pihak menjaga semangat demokrasi serta menghormati hasil pemilihan RT/RW agar Makassar dapat bergerak ke arah yang lebih baik.

LSKP menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk perbaikan penyelenggaraan pemilihan RT/RW di Makassar:

 1. Lokasi TPS harus netral, mudah diakses, dan ramah bagi semua kelompok.
 2. Warga diminta menghentikan segala bentuk kampanye di sekitar TPS pada masa pemungutan suara.

 3. Peningkatan kapasitas petugas TPS supaya bekerja profesional dan terlatih.

 4. Warga diharapkan aktif mengawal proses pemilihan agar berlangsung damai dan akuntabel.

 5. Masyarakat diminta menilai calon berdasarkan rekam jejak, bukan kedekatan dengan pejabat atau politik uang.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved