DPRD Makassar
Rp3 Miliar untuk Dermaga Pulau Lanjukang, DPRD Makassar Ingatkan Prioritas Warga Kepulauan
Anggota DPRD Makassar, Rachmat Taqwa Qurais (RTQ), mengingatkan agar pembangunan dermaga Pulau Lanjukang tidak melupakan kebutuhan dasar warga
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Pemkot Makassar mengalokasikan Rp3 miliar untuk pembangunan dermaga Pulau Lanjukang.
- Anggota DPRD Makassar, Rachmat Taqwa Qurais, mengingatkan agar pembangunan tetap memprioritaskan kebutuhan dasar warga kepulauan seperti pemecah ombak, listrik, air bersih, dan sarana pendukung lain.
- Kepala Dinas Pariwisata menargetkan dermaga rampung tahun ini sebagai bagian pengembangan wisata bahari.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mengalokasikan Rp3 miliar untuk pembangunan dermaga di Pulau Lanjukang.
Program ini diharapkan menunjang aksesibilitas sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata kepulauan.
Anggota DPRD Makassar Dapil II, Rachmat Taqwa Qurais (RTQ), mengingatkan agar pembangunan tetap memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat yang telah lama bermukim di kawasan kepulauan.
“Tentunya itu rangkaian yang sangat baik,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Dari hasil monitoring dan evaluasi, RTQ memanggil camat Sangkarrang dan beberapa lurah.
Ia menegaskan warga sangat membutuhkan pemecah ombak dan perbaikan dermaga.
“Kan sebelum kita mengundang orang dari luar, kita harus perhatikan dulu keselamatan warga yang sudah menetap di situ. Bukan hanya Pulau Lanjukang, tapi semua pulau,” katanya.
Meski begitu, ia tetap mengapresiasi langkah pembangunan dermaga.
Namun RTQ menekankan agar kebutuhan dasar warga kepulauan tidak diabaikan.
Selain dermaga, warga juga membutuhkan listrik, air bersih, perahu jenazah, hingga TPS 3R.
Menurutnya, pendekatan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga lokal akan lebih berdampak sebelum mendorong kawasan menjadi destinasi wisata unggulan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin, menyebut pengembangan ini bagian dari visi besar Pemkot dalam mendorong sektor pariwisata sebagai pilar pembangunan.
“Sektor bahari menjadi prioritas karena kita memiliki potensi pulau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pulau Lanjukang menjadi pilot project.
Tahapan awal sudah disiapkan, mulai dari perencanaan hingga pengadaan fasilitas pendukung.
Prioritas pertama adalah pembangunan dermaga wisata dengan desain sepanjang 80 meter agar kapal Pinisi bisa bersandar.
“Anggaran khusus dermaga sekitar Rp3 miliar. Pembangunan lain dibuat seminimal mungkin untuk menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya. (*)
| Masalah Air di Makassar Tak Pernah Tuntas, Ray Suryadi: Persoalan Sudah Berpuluh-puluh Tahun |
|
|---|
| Tri Sulkarnain Ingatkan Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih Saat Tertibkan Gudang dalam Kota |
|
|---|
| DPRD Makassar Minta WFA Jangan Ganggu Pelayanan Publik |
|
|---|
| Cegah Penimbunan BBM, DPRD Makassar Dorong Pengawasan Ketat SPBU |
|
|---|
| TPA Antang Belum Dikelola Maksimal, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Makassar Kasrudi Soroti DLH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-4-APRIL-RTQ.jpg)