DPRD Makassar
Fahrizal Minta PKL Diberi Waktu, Appi Siapkan Relokasi
DPRD Makassar meminta Pemkot memberi tenggang waktu kepada PKL sebelum penertiban dilakukan.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
"Kami lakukan penataan untuk memastikan hak-hak orang lain tetap terjaga. Hak pejalan kaki di pedestrian, bagaimana kita membersihkan saluran yang ada, dan sebagainya," lanjut politisi Golkar tersebut.
Munafri, yang akrab disapa Appi, memastikan pemerintah tetap menyediakan lokasi khusus dan area representatif bagi PKL.
Relokasi akan diarahkan ke tempat yang lebih tertata dan tematik.
Pemkot juga menyiapkan sentra UMKM, seperti konsep food court.
Ia menyebut sejumlah titik telah disiapkan dan tengah dikembangkan.
"Sambil menata kota, relokasi sudah ada opsi yang menjadi pilihan bagi PKL untuk berjualan. Kami juga mengidentifikasi aset-aset milik pemerintah kota. Bahkan ke depan, pemerintah kota akan berusaha melakukan pengadaan lahan untuk tempat PKL berjualan," ungkapnya.
Namun demikian, ia menekankan langkah awal yang harus dimaksimalkan adalah menghentikan pelanggaran di badan jalan dan pedestrian.
Munafri berharap penataan ini menjadi gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat dengan kesadaran kolektif untuk saling menjaga hak.
"Ada yang menilai penataan ini pro dan kontra, pasti ada. Tapi namanya melakukan perubahan, pasti ada konsekuensi yang muncul," tukasnya. (*)
| Masalah Air di Makassar Tak Pernah Tuntas, Ray Suryadi: Persoalan Sudah Berpuluh-puluh Tahun |
|
|---|
| Tri Sulkarnain Ingatkan Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih Saat Tertibkan Gudang dalam Kota |
|
|---|
| Rp3 Miliar untuk Dermaga Pulau Lanjukang, DPRD Makassar Ingatkan Prioritas Warga Kepulauan |
|
|---|
| DPRD Makassar Minta WFA Jangan Ganggu Pelayanan Publik |
|
|---|
| Cegah Penimbunan BBM, DPRD Makassar Dorong Pengawasan Ketat SPBU |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-13-FEB-DPRD-MAKASSAR-12.jpg)