DPRD Minta Pemkot Makassar Percepat Pembebasan Lahan Jembatan Kembar Barombong
Setelah pembebasan lahan, Pemprov Sulsel akan melakukan pengerjaan fisik Jembatan Barombong.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Ketua Komisi C DPRD Makassar, Azwar Rasmin, mendorong percepatan pembebasan lahan proyek Jembatan Kembar Barombong yang ditargetkan rampung Juni 2026.
- Ia menegaskan pembebasan lahan adalah tahap krusial sebelum pembangunan fisik dimulai oleh Pemprov Sulsel.
- Proyek ini diharapkan menjadi solusi utama mengurai kemacetan di kawasan Barombong.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ketua Komisi C DPRD Makassar, Azwar Rasmin, meminta mempercepat proses pembebasan lahan Jembatan Kembar Barombong.
Pemkot Makassar akan membebaskan lahan 3 hektar ditargetkan rampung Juni 2026.
Setelah pembebasan lahan, Pemprov Sulsel akan melakukan pengerjaan fisik Jembatan Barombong.
"Pembebasan lahan menjadi tahapan paling krusial dalam proyek infrastruktur. Syukur kalau bisa rampung Juli," ujar Azwar Rasmin, Kamis (9/4/2026).
Proyek Jembatan Kembar Barombong digadang sebagai solusi kemacetan.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Sulsel Desak Disdik Evaluasi Sistem Keamanan SMAN 17 Makassar
Pembangunan jembatan baru merupakan kebutuhan mendesak untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Barombong.
Pelebaran akses melalui jembatan kembar dinilai menjadi solusi jangka panjang.
“Analisa utama untuk mengurai kemacetan perlu pelebaran jembatan, jembatan yang baru. Makanya sangat urgen dan kita dukung pemerintah kota memaksimalkan pembangunan jembatan itu,” ujarnya.
DPRD tetap mengingatkan agar proses pembebasan lahan dilakukan sesuai mekanisme dan aturan hukum yang berlaku, termasuk memastikan masyarakat mendapatkan ganti rugi yang layak.
“Kita mengingatkan tetap kasih harga warga, harga yang wajar kepada masyarakat yang tanahnya dibebaskan,” kata dia.
Azwar mendorong percepatan pembangunan fisik setelah seluruh tahapan pembebasan lahan rampung.
“Nanti dilihat kalau sudah selesai pembebasan lahannya, baru kita punya hak meminta untuk penyelesaian jembatan segera," jelasnya.
"Lucu kalau belum dibebaskan lahannya lantas kita minta untuk dikerjakan,” tambah dia.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan percepatan dilakukan agar proyek segera memberi dampak terhadap pengurangan kemacetan.
"Ini untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di wilayah ini," katanya.
| Munafri Gaungkan Revitalisasi Pasar Sentral, Target Jadi Pusat Ekonomi Rakyat |
|
|---|
| Munafri Siapkan Lahan Proyek PSEL sampai 12 Hektare Jika Diperlukan |
|
|---|
| Masih Pakai PDH, Appi Datangi PSM Makassar Sedang Latihan di Gowa |
|
|---|
| Tri Sulkarnain Ingatkan Pemkot Makassar Tak Tebang Pilih Saat Tertibkan Gudang dalam Kota |
|
|---|
| Segera Kukuhkan Kampung Siaga Bencana Tamalanrea, Pemkot Makassar Perkuat Kesiapan Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-09-Ketua-Komisi-C-DPRD-Makassar-Azwar-Rasmin.jpg)