Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mapalasta UIN Alauddin Makassar Berkontribusi dalam Riset Nasional Restorasi Kawasan Bawakaraeng

Penelitian POSTCHE-GBB di kawasan Gunung Bulu Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulsel, 11-19 April 2026.

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sakinah Sudin
Dokumentasi Pribadi
RISET NASIONAL - Foto bersama tim riset kolaboratif nasional POSTCHE-GBB, termasuk Mapalasta UIN Alauddin Makassar, di kawasan Gunung Bulu Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulsel, 19 April 22026. Penelitian ini mengkaji aspek geomorfologi, ekologi, aktivitas manusia, dan ekoteologi untuk mendukung upaya restorasi kawasan secara berkelanjutan. 

Penelitian POSTCHE-GBB juga mengangkat dimensi spiritual masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam Gunung Bulu Bawakaraeng.

Menurut Dr Andi Yaqub, pendekatan ekoteologi dalam riset ini sejalan dengan program prioritas ekoteologi Kementerian Agama RI yang menekankan harmonisasi antara nilai keagamaan dan pelestarian lingkungan.

“Tim merekam berbagai praktik adat, situs sakral, dan aktivitas spiritual masyarakat sebagai bagian dari upaya memahami relasi manusia, alam, dan nilai spiritual dalam proses pemulihan kawasan,” ujarnya.

Seluruh data lapangan dikumpulkan menggunakan instrumen terintegrasi ekoteologi yang mencatat koordinat lokasi, kondisi cuaca, suhu, kelembapan, dokumentasi visual, hingga catatan kualitatif.

Jalur observasi juga direkam dalam format digital untuk mendukung penyusunan peta restorasi kawasan secara komprehensif.

Untuk memperkuat analisis, tim menggunakan pendekatan Participatory Ecotheological Assessment (PEA), yakni metode kajian ekosistem yang mengintegrasikan perspektif ilmiah dengan nilai spiritual serta kearifan lokal masyarakat.

Hasil validasi data lapangan nantinya menjadi dasar penyusunan Ecotheological Humanitarian Restoration Framework (EHRF) yang akan dibahas lebih lanjut melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama para pemangku kepentingan nasional dan internasional pada Juni 2026 mendatang.

Sementara itu Ketua Umum Mapalasta UIN Alauddin Makassar Alamsyah Adam mengatakan, keterlibatan organisasi yang dipimpinnya dalam riset POSTCHE-GBB merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pengkajian lingkungan berbasis kolaborasi ilmiah dan kemanusiaan.

“Keterlibatan kami dalam penelitian ini merupakan ruang pembelajaran yang sangat penting," kata Alamsyah Adam.

"Khususnya bagi anggota Mapalasta dalam memahami kondisi ekologis Gunung Bulu Bawakaraeng secara langsung, termasuk relasi antara lingkungan, masyarakat, dan nilai spiritual yang hidup di kawasan tersebut,” jelasnya.

Alamsyah menilai pendekatan ekoteologi yang digunakan dalam penelitian tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong kesadaran pelestarian lingkungan yang tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, dan spiritual masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahir rekomendasi dan model restorasi kawasan yang dapat mendukung upaya pelestarian Gunung Bulu Bawakaraeng secara berkelanjutan,” ujarnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved