Profil Prof. Dr. Arham Rusli, dari Penggembala Sapi hingga Jadi Guru Besar
Perjalanan hidup Prof Arham Rusli membuktikan bahwa kerja keras dan pendidikan mampu mengubah nasib.
Selain itu, ia juga dipercaya sebagai reviewer dan editor di berbagai jurnal internasional.
Karier akademiknya terus menanjak hingga akhirnya mencapai jabatan tertinggi.
Pada 1 Oktober 2025, Arham resmi menyandang gelar Profesor di bidang Pengolahan Hasil Perikanan.
Ia juga tercatat sebagai Guru Besar ke-7 di Politani Pangkep.
Kini, sosok yang dulunya dikenal sebagai penggembala sapi itu telah menjadi profesor.
Profil Singkat
Prof. Dr. Arham Rusli, S.Pi., M.Si lahir di Palopo, 3 Januari 1972.
Ia merupakan akademisi di bidang pengolahan hasil perikanan dengan pengalaman lebih dari 27 tahun sebagai dosen.
Ia dikenal aktif dalam penelitian, publikasi ilmiah internasional, serta pengembangan inovasi teknologi pangan.
Perjalanan Karier
Karier Arham dimulai sebagai dosen pada tahun 1998 di Politani Pangkep.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan.
Selain itu, ia juga dipercaya memegang berbagai posisi strategis di bidang akademik dan manajemen kampus.
Ia juga aktif dalam berbagai program penelitian nasional dan internasional.
Riwayat Jabatan
- Dosen Politani Pangkep (1998)
- Ketua Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (2006–2011)
- Ketua P3AI (2017–2018)
- Kepala Workshop Pengolahan Hasil Perikanan (2017–2019)
- Sekretaris P3M (2018–2025)
- Anggota Senat Dosen (2019–2023)
- Profesor/Guru Besar (2025)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Profil-Prof-Dr-Arham-Rusli.jpg)