Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Aksa Mahmud Tantang Mahasiswa Unibos Berani Jadi Pemimpin

Aksa Mahmud bersama dengan 500 mahasiswa Unibos tampak serius mendengarkan pemaparan materi

|
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Rudi Salam
TANTANGAN GLOBAL - Founder Bosowa, Aksa Mahmud, memberikan sambutan dalam Seminar Nasional di Balai Sidang 45, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan itu, Aksa meminta mahasiswa untuk siap menghadapi tantangan global dan meminta mahasiswa tidak berhenti belajar. 

Ringkasan Berita:
  • Aksa Mahmud ingatkan mahasiswa harus siap dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah
  • Menurut Aksa, perubahan global akan terus terjadi sehingga mahasiswa dituntut untuk adaptif dan memiliki bekal ilmu yang memadai
  • Aksa Mahmud diundang berpidato dalam Seminar Nasional di Kampus Unibos

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di tengah kesibukannya, Founder Bosowa, Aksa Mahmud, menyempatkan menghadiri Seminar Nasional di Balai Sidang 45, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (17/4/2026).

Seminar nasional itu dihadirkan Universitas Bosowa (Unibos) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unibos.

Tema yang diangkat bertajuk ‘Konflik Amerika Serikat-Iran dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Ekonomi Global Serta Indonesia’.

Hadir sebagai pembicara utama, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Muhammad Syarkawi Rauf.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI periode 2015-2018 itu sejam lebih membahas perkembangan dampak ekonomi dari konflik Timur Tengah.

Aksa Mahmud bersama dengan 500 mahasiswa Unibos tampak serius mendengarkan pemaparan materi.

Aksa Mahmud yang hadir mengenakan pakaian putih bahkan mengikuti seminar sampai selesai.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua MPR RI periode 2004–2009 tersebut memberikan motivasi kepada mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa harus siap dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah.

Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai kegiatan akademik, termasuk seminar.

Menurut Aksa, perubahan global akan terus terjadi sehingga mahasiswa dituntut untuk adaptif dan memiliki bekal ilmu yang memadai.

“Situasi akan bergerak terus. Suplai ilmu harus dipercepat. Jangan berhenti menimba ilmu,” kata Aksa.

Ia pun mendorong mahasiswa, khususnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), untuk aktif menggelar kegiatan ilmiah secara rutin.

Bahkan, Aksa menyatakan siap mendukung dari sisi pendanaan demi terciptanya ruang belajar yang berkualitas.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved