UNM
Pengambilan Sumpah Insinyur UNM April 2026, Rektor UNM dan Unhas Beri Motivasi Lulusan
Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar meluluskan 15 insinyur dalam prosesi pengambilan sumpah profesi.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar kembali meluluskan 15 insinyur dalam prosesi pengambilan sumpah profesi yang menjadi bagian dari rangkaian ramah tamah wisudawan Fakultas Teknik. Kegiatan yang digelar di Hotel Claro ini menandai pengukuhan para lulusan sebagai insinyur baru.
Prosesi kali ini terasa istimewa karena dihadiri pimpinan dua perguruan tinggi besar, yakni pimpinan Universitas Negeri Makassar dan Universitas Hasanuddin.
Dalam sambutannya, pimpinan UNM menegaskan bahwa Program Profesi Insinyur terus menunjukkan peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas di bidang keinsinyuran.
Program ini juga telah meraih akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik pada Desember 2025, sebagai bentuk pengakuan atas mutu pengelolaan pendidikan.
Pengambilan sumpah dipimpin oleh ketua Persatuan Insinyur Indonesia wilayah Sulawesi Selatan yang juga menjabat sebagai pimpinan Universitas Hasanuddin.
Baca juga: Kenalkan Prof Kembong Daeng, Profesor UNM Penulis Buku Mata Pelajar Bahasa Makassar
Ia menekankan pentingnya menjaga etika profesi dan integritas dalam praktik keinsinyuran, serta mendorong para lulusan untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Sementara itu, dekan Fakultas Teknik UNM menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan.
Dari total 15 insinyur, satu orang berasal dari jalur reguler dan 14 lainnya dari jalur rekognisi pembelajaran lampau.
Para lulusan datang dari berbagai daerah, termasuk seorang guru besar dari Fakultas Teknik UNM.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga semester genap 2025/2026, Program Profesi Insinyur telah menerima 146 mahasiswa dan meluluskan 93 alumni.
Fakultas Teknik berkomitmen mencetak insinyur yang mampu bersaing di tingkat nasional, regional Asia, hingga global.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberian insentif berupa potongan biaya studi bagi dosen yang melanjutkan pendidikan pada program tersebut.
Ketua program studi berharap para lulusan terus meningkatkan kompetensi dan melanjutkan sertifikasi profesional agar mampu berkiprah secara luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, organisasi profesi, dosen, serta praktisi industri.
Tingginya antusiasme terhadap program ini mendorong pembukaan pendaftaran dua kali dalam setahun.
Untuk angkatan berikutnya, pendaftaran telah dibuka sejak April 2026 melalui laman resmi program.(*)
| Hanya era Rektor Prof Farida Patittingi Mahasiswa Berprestasi UNM Dapat Taplus Rp2 Juta |
|
|---|
| Karya Sastra Dan Perjuangan Hak-Hak Perempuan |
|
|---|
| Bertabur Tokoh Akademik, Silatnas FKKFT UNM Perkuat Sinergi Kampus dan Alumni |
|
|---|
| Curhat Prof Farida 4 Bulan Gantikan Prof Karta Tapi Dianggap Orang Luar di UNM, 'Saya Tidak Marah' |
|
|---|
| Prof Farida Minta Dekan UNM Aktifkan Media Sosial Fakultas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260416_SUMPAH-PROFESI_sumpah-profesi-insinyur.jpg)