Pengamat Adi Culla: Belajar Jarak Jauh Tanpa Kontrol Bisa Jadi Bumerang Pendidikan
Adi Suryadi Culla menegaskan keberhasilan PJJ sangat bergantung pada kemampuan adaptasi para dosen
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Padahal, interaksi timbal balik menjadi elemen penting dalam proses pendidikan.
“Yang dibutuhkan dalam pembelajaran daring itu bukan sekadar pertemuan, tetapi interaksi. Harus ada keterlibatan mahasiswa secara aktif,” jelas Adi.
Ia menambahkan, penerapan model pembelajaran partisipatif menjadi kunci agar PJJ tetap efektif.
Mahasiswa perlu didorong menjadi subjek aktif dalam proses belajar, bukan sekadar penerima materi.
Pendekatan ini dinilai mampu menjaga capaian akademik, terutama dalam aspek kognitif.
Namun, Adi juga mengingatkan pembelajaran daring memiliki keterbatasan, khususnya dalam membentuk karakter dan nilai-nilai mahasiswa (aspek afektif).
Menurutnya, interaksi langsung dalam pembelajaran tatap muka masih lebih ideal untuk membangun kedekatan emosional serta internalisasi nilai.
“Kalau bicara pembentukan karakter, itu sulit dilakukan secara daring. Tatap muka tetap lebih efektif,” katanya.
Lebih jauh, ia menilai bahwa PJJ seharusnya ditempatkan sebagai solusi sementara di tengah kondisi tertentu, seperti krisis, bukan sebagai kebijakan permanen.
Hal ini penting agar kualitas pendidikan tidak tergerus oleh efisiensi yang berlebihan.
Adi Suryadi menilai dampak pembelajaran daring terhadap mutu pendidikan masih belum terukur secara jelas.
Ia menyebut, belum ada data kuat yang bisa dijadikan dasar evaluasi.
Kondisi ini membuat efektivitas PJJ masih dipertanyakan.
Sejauh ini belum ada data komprehensif yang dinilai bisa menjadi acuan apakah PJJ benar-benar meningkatkan kualitas atau justru sebaliknya.
“Mestinya ada evaluasi berbasis data. Supaya kita tahu, apakah PJJ ini memperbaiki atau malah menurunkan kualitas pendidikan,” tegasnya.
| Sulsel 10 Besar Daerah PHK di Indonesia, Ekonom Unhas Ungkap Akar Masalahnya |
|
|---|
| Prodia Bekali Peneliti Pahami Analisis Varian Genetik di Dry Workshop |
|
|---|
| Pengamat Sebut Aspirasi DPD II Harus Diperhatikan DPP di Musda Golkar Sulsel |
|
|---|
| Lensa Publik: Andi Amran Sulaiman dan Masa Depan IKA Unhas |
|
|---|
| Ratusan Peneliti Padati FK Unhas, Workshop Prodia Kupas Teknologi Genome dan Variant Research |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260408-Adi-Culla-4.jpg)